;
Obsesi dalam bentuk hubungan parasosial dengan influencer dapat muncul dari keselarasan penampilan dan sikap. Namun, proses ini masih relatif kurang dieksplorasi. Penelitian ini mengkaji bagaimana homofili penampilan dan sikap memengaruhi hubungan parasosial serta niat beli ulang, yang dimediasi oleh persepsi keaslian (perceived authenticity) dan FoMO (fear of missing out). Survei terhadap 240 pengguna platform video pendek (TikTok, Instagram Reels, YouTube Shorts, Facebook Reels) yang mengikuti makro-influencer kuliner di Indonesia dianalisis menggunakan PLS-SEM melalui SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa homofili sikap berpengaruh signifikan terhadap niat beli ulang dan hubungan parasosial melalui persepsi keaslian, sedangkan homofili penampilan memengaruhi hubungan parasosial melalui FoMO.</p>