;

Abstrak


Hubungan Usia Kehamilan Dengan Keasaman Kulit (pH) Dan Kolonisasi Staphylococcus spp. Pada Bayi Baru Lahir Kurang Bulan Dan Cukup Bulan


Oleh :
Osdatilla Esa Putri - S202202002 - Fak. Kedokteran

Latar Belakang: Bayi baru lahir cukup bulan dan kurang bulan memiliki perbedaan pada struktur kulitnya. Bayi baru lahir kurang bulan memiliki struktur kulit yang lebih rentang terhadap berbagai kerusakan. Perbedaan ini diduga berdampak pada gangguan pengaturan pH kulit dan kolonisasi bakteri, khususnya Staphylococcus spp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia kehamilan dengan pH kulit dan kolonisasi Staphylococcus spp. pada bayi baru lahir kurang bulan dan cukup bulan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Penelitian ini membandingkan kondisi pH kulit dan kolonisasi Staphylococcus spp. antara bayi baru lahir cukup bulan (37-41 minggu) dan kurang bulan (28-36 minggu). Penilaian pH dinilai menggunakan skin pH meter dan kolonisasi Staphylococcus spp. dinilai menggunakan identifikasi kuman dan pemeriksaan colony forming unit. Penilaian dilakukan pada 24 jam pertama masa kehidupan. Hasil: Terdapat sebanyak 29 subyek pada penelitian ini, dengan sebanyak 16 subyek merupakan bayi baru lahir kurang bulan dan 13 bayi baru lahir cukup bulan. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara usia kehamilan dengan pH kulit bayi baru lahir (p=0,017; OR=11,11). Akan tetapi, usia kehamilan tidak ditemukan berhubungan dengan kolonisasi Staphylococcus spp. (p=0,406; OR=2,71). Faktor yang didapatkan berhubungan dengan kolonisasi Staphylococcus spp. adalah suhu kulit (p=0,034; OR=7,50). pH kulit juga ditemukan berhubungan signifikan dengan hasil swab kulit Staphylococcus spp. (p=0,014; OR=14). Kesimpulan: Usia kehamilan berhubungan dengan pH kulit pada bayi baru lahir kurang bulan dan cukup bulan, akan tetapi tidak berhubungan dengan kolonisasi Stapahylococcus spp.