Abstrak


Pertumbuhan dan hasil karabenguk ( Mucuna pruriens ) pada 2 forma yang dibudidayakan


Oleh :
Supriyono - - Pascasarjana

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjawab pertanyaan dimana posisi kultivar pada forma ( tingkatan taksonomi dibawah varietas ) ? Kultivar mana yang menghasilkan biji dengan kuantitas dan kualitas tinggi ? Forma mana yang memiliki pertumbuhan dan hasil biji lebih baik ? Penelitian didahului survai dan dilakukan di rumah kaca Fakultas Pertanian UNS Surakarta dengan tanah berasal dari Tancep, Ngawen, Gunungkidul yang memiliki ketinggian tempat 170 m dpl, kemiringan lahan 9-10° dan jenis tanah litosol. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap dengan 6 perlakuan dan 8 ulangan. Hasil penelitian adalah pertama, forma utilis meliputi kultivar luthung, hitam gunungkidul dan putih kulonprogo, forma cochinchinensis meliputi kultivar rase, putih gunungkidul dan putih kedungombo. Ke dua, hasil biji dan indek panen untuk putih gunungkidul dan rase lebih baik dibanding kultivar yang lain, kandungan protein tinggi dan hanya lebih rendah dibanding putih kulonprogo, HCN rendah dan hanya lebih tinggi bila dibanding luthung. Forma cochinchinensis menghasilkan biji yang lebih baik karena didukung oleh diameter batang penyerapan air yang lebih besar meskipun kandungan klorofil daunnya lebih rendah. Kata kunci : forma, kultivar, karabenguk ABTRACT The aim of this research was request : Where was cultivated variety (cultivar) position on forma (level of taxonomy under variety) ? Which one cultivar with high growth and high yield quality and quantity ?. Which one forma of velvet bean with high growth and yield ? This research was started by survey and conducted on the green house of Faculty of Agriculture UNS Surakarta, with soil come from Tancep, Ngawen, Gunungkidul on 170 m up sea level and 9-10° elevation with soil kind was Litosol. Design utilization was Randomized Completed Block Design (RCBD) with 6 treatment of cultivar and 8 replications. The result of this research was the first, forma utilis coverage on luthung, hitam gunungkidul and putih kulonprogo, forma cochinchinensis coverage on rase, putih gunungkidul and putih kedungombo. The second, seed yield and harvest index of putih gunungkidul and rase cultivar was better than the other cultivar, protein content good, but less than putih kulonprogo, HCN was lesser but greater than luthung. Cochinchinensis forma produce steam diameter, water absorbtion and yield better than utilis forma, but clorophyl content was lesser. Key words : forma, cultivated variety, velvet bean