Abstrak
Pengaruh Lama Penggemukan terhadap Kualitas Kimia Otot Biceps femoris dan Pectoralis profundus Peranakan Domba Ekor Gemuk
Oleh :
Muhammad Ruhul Ghozi Al Firdausi - H0521090 - Fak. Peternakan
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh perbedaan lama penggemukan terhadap otot Biceps femoris (BF) dan Pectoralis profundus (PP) pada peranakan Domba Ekor Gemuk (DEG). Desain penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pendekatan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA). Faktor yang pertama yaitu lama penggemukan 60 hari (P1), 80 hari (P2), dan 100 hari (P3). Faktor yang kedua yaitu otot BF dan PP. Preparasi sampel dilakukan berdasarkan metode Australian Red Meat Manual pada otot BF dan otot PP. Sampel yang digunakan berupa peranakan DEG berjumlah 15 ekor dan tiap perlakuan menggunakan tiga ekor sampel dengan tiga ulangan. Sampel domba berumur 10-11 bulan dengan berat rerata awal sebesar 24,21±3. Peubah yang diamati meliputi kadar air, protein, lemak, dan kolesterol. Hasil analisis menunjukkan perbedaan perlakuan menunjukkan pengaruh yang signifikan (P<0,05) terhadap kadar protein, dan kadar kolesterol. Kadar protein tertinggi ditunjukkan oleh P3 sebesar 21,89% diikuti P2 sebesar 20,33%, dan P1 sebesar 18,17% pada otot PP, sementara pada otot BF kadar protein P1 menunjukkan hasil yang lebih rendah sebesar 18,94%. Kadar kolesterol terendah ditunjukkan oleh P1 sebesar 33,82 mg/100 g pada otot BF. Perbedaan jenis otot menunjukkan perbedaan yang signifikan (P<0,05) pada kadar lemak dan kadar kolesterol. Kadar lemak otot PP sebesar 6,01% lebih tinggi dari otot BF sebesar 3,41% pada P2. Kadar kolesterol otot BF lebih rendah dari otot PP dengan selisih 14,83 mg/100 g pada P1, 6,29 mg/100 g pada P2, dan 8,70 mg/100 g pada P3. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan penggemukan 100 hari dihasilkan kadar protein yang lebih tinggi dibandingkan 60 hari penggemukan, sementara penggemukan 60 hari dihasilkan kadar kolesterol yang lebih rendah pada otot BF. Otot BF dihasilkan kadar lemak yang lebih rendah pada penggemukan 80 hari, sedangkan kadar kolesterol otot BF dihasilkan nilai yang lebih rendah pada semua lama penggemukan.