;

Abstrak


Perbedaan Kadar Interleukin-21 Serum Pada Berbagai Derajat Akne Vulgaris


Oleh :
Ayu Kusuma Dewi - S202108001 - Fak. Kedokteran

Latar Belakang: Akne vulgaris (AV) merupakan suatu gangguan unit pilosebasea yang bersifatmultifaktorial. Akne vulgaris dapat menimbulkan dampak yang signifikan pada penderitanya,khususnya beban psikis. Besarnya dampak yang ditimbulkan oleh AV membuat banyak dilakukanpenelitian yang berfokus untuk memahami patofisiologi AV, khususnya terkait peranan berbagaisitokin dalam tubuh guna memperoleh pilihan terapi terbaik. IL-21 baru-baru ini mendapatkanperhatian penting terkait peranannya pada berbagai penyakit inflamasi kulit, namun peranannyadalam AV masih sangat sedikit diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan IL-21pada AV, khususnya terkait peranannya pada berbagai derajat AV. Metode: Penelitian inimerupakan suatu studi observasional dengan desain cross-sectional. Penelitian dilakukan dipoliklinik Dermatologi, Venereologi, dan Estetika RSUD Dr. Moewardi Surakarta danLaboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta. Derajat AVdinilai berdasarkan skor Lehmann menjadi derajat ringan, sedang, dan berat. Nilai IL-21 dinilaiberdasarkan sampel serum subjek. Hasil: Terdapat sebanyak 46 subjek dengan AV pada penelitianini. Terdapat sebanyak 19 subjek dengan AV derajat ringan, 16 derajat sedang, dan 11 derajat berat.Nilai IL-21 didapatkan sebesar 213,2 pg/mL pada derajat ringan, 223,7 pg/mL pada derajat sedang,dan 303,53 pada derajat berat. Hasil analisis didapatkan tidak adanya perbedaan signifikan nilai IL21pada berbagai derajat AV (p = 0,130). Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan tidakadanya perbedaan signifikan nilai IL-21 pada berbagai derajat AV, namun terdapat kecenderunganpeningkatan kadar IL-21 seiring bertambahnya derajat AV.