Abstrak


Pengaruh pemupukan pada karabenguk ( Mucuna pruriens ) kultivar rase dan putih Gunungkidul*)


Oleh :
Supriyono - - Pascasarjana

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjawab pertanyaan : Kultivar karabenguk mana yang menghasilkan pertumbuhan dan hasil yang lebih tinggi ? Pemberian pupuk yang mana yang menghasilkan pertumbuhan dan hasil yang lebih tinggi ? Kombinasi perlakuan pupuk dan kultivar mana yang menghasilkan pertumbuhan dan hasil yang lebih tinggi ? Penelitian diselenggarakan pada rumah kaca Fakultas Pertanian UNS Surakarta, Nopember 2002 hingga mei 2003 dengan suhu maksimum harian 39°C. Tanah berasal dari Tancep, Ngawen, Gunungkidul yang memiliki ketinggian tempat 170 m dpl, kemiringan lahan 9-10°, kedalaman lapis olah 5 – 17 cm, klas tekstur tanah geluh pasiran hingga geluh lempung pasiran dan jenis tanah litosol. Rancangan yang digunakan adalah Faktorial dengan Rancangan Acak Kelompok Lengkap. Perlakuan terdiri dari 2 kultivar dan 5 perlakuan pupuk. Hasil penelitian adalah pertama, jumlah dan berat segar bintil, juga nisbah akar tajuk lebih tinggi pada kultivar rase dibanding putih gunung kidul. Ke dua, pupuk organik (fine compost) dengan dosis tinggi (250g/tanaman) dan sedang (125 g/tanaman) menghasilkan nilai yang lebih tinggi pada semua variabel pertumbuhan dibanding NPK (mutiara 16-16-16) dosis tinggi (60 g/tanaman), NPK dosis sedang (30g/tanaman) dan kontrol. Kata kunci : kultivar, pupuk, karabenguk ABSTRACT The aim of this research was request : Which one cultivar of Velvet bean with high growth and yield ?. Which one fertilizer on velvet bean with high growth and yield variable? Which one combination of cultivar and fertilizer with high growth and yield of Velvet bean ? This research was conduct on green house faculty of agriculture UNS Surakarta, November 2002 to May 2003 with days maximum temperatur was 39°C. The soil come from Tancep, Ngawen, Gunungkidul on 170 m up sea level, 9-10° elevation, sandy loam to sandy clay loam soil class, soil depth was 5-17cm and soil kind was Litosol. Design utilization was Factorial - Randomized Completed Block Design (RCBD) with 2 cultivars and 5 fertilizers treatment, with 3 replications. The result of this research was the 1st, rase cultivar produce nodules with number and fresh weight, also root shoot ratio higher than putih gunungkidul cultivar. The 2nd, organic fertilizer (fine compost) with high dosage (250g/plant) and medium dosage(125 g/plant) produce high value of all growth variable comparing with NPK(mutiara 16-16- 16) high dosage (60 g/plant) NPK medium dosage (30 g/plant) and control. Key words : cultivated variety, fertilizer and velvet bean