Abstrak


Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Pengelolaan Cash Holding Pada Mahasiswa Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta


Oleh :
Masayu Tutur Angayomi - K7621073 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan cash holding pada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret Surakarta. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini yaitu fenomena cash paradox, di mana mahasiswa tetap memilih memegang uang tunai meskipun telah memiliki akses terhadap layanan pembayaran digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dipilih secara random dari mahasiswa angkatan 2021 - 2022 yang telah menempuh mata kuliah terkait manajemen keuangan. Data dikumpulkan melalui kuesioner online yang kemudian dianalisis menggunakan regresi OLS, dengan variabel kontrol seperti gender, pendapatan, daerah asal, dan program studi. Hasil penelitian menunjukkan literasi keuangan berpengaruh negatif signifikan terhadap cash holding dalam permintaan transaksional dan berpengaruh positif signifikan terhadap cash holding dalam permintaan non-transaksional. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa dengan pengetahuan keuangan yang lebih baik, sebagian besar dari mereka sudah mengurangi penggunaan cash pada permintaan transaksional dan lebih memilih beralih ke sistem pembayaran non-tunai (cashless) karena berbagai keuntungan yang ditawarkan. Di sisi lain, mereka meningkatkan cadangan tunai dalam permintaan non-transaksional sebagai langkah antisipatif terhadap kemungkinan risiko keuangan yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi keuangan yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan mampu mendorong perubahan perilaku keuangan yang lebih bijak dan adaptif di era digital.