Abstrak


Study penyelenggaraan penyuluhan pertanian di Kecamatan Ngomol Kabupaten Purworejo


Oleh :
Dyah Puspita Riyaningtyas - H0405003 - Fak. Pertanian

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui komponen sistem penyuluhan pertanian yang berpengaruh dalam penyelenggaraan penyuluhan pertanian di Kecamatan Ngombol Kabupaten Purworejo. (2) Mengkaji peran komponen sistem penyuluhan terhadap penyelenggaraan penyuluhan pertanian. (3) Mengkaji proses penyelenggaraan penyuluhan pertanian. (4) Mengetahui permasalahan yang muncul dalam penyelenggaraan penyuluhan pertanian dan cara mengatasinya. (5) Mengkaji dampak penyelenggaraan penyuluhan pertanian. Metode penelitian kualitatif digunakan sebagai metode dari penelitian ini. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling atau disengaja dengan informan sebanyak 18 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan content analysis. Uji validitas data menggunakan teknik triangulasi data, triangulasi metode dan review informan, sedangkan analisis data menggunakan tiga komponen utama yaitu : (1) reduksi data (2) sajian data (3) penarikan simpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa komponen yang berperan dalam menunjang kelancaran penyelenggaraan penyuluhan pertanian yaitu kebijakan pemerintah, sasaran penyuluhan, kelembagaan penyuluhan, ketenagaan penyuluhan, sarana dan prasarana penyuluhan serta pembiayaan penyuluhan. Proses penyelenggaraan penyuluhan pertanian mencakup empat aspek yaitu programa penyuluhan, mekanisme kerja dan metode, materi penyuluhan, peran serta dan kerjasama. Programa penyuluhan berisi gambaran keadaan wilayah, kebijakan pemerintah, dan rencana penyuluhan selama satu tahun yang akan datang. Mekanisme kerja yang berjalan yaitu mekanisme sentralistik dan partisipatif sedangkan metode penyuluhan yang dominan digunakan yaitu ceramah, diskusi, dan kunjungan. Materi yang disampaikan disesuaikan dengan musim, teknik budidaya komoditas agribisnis, hama dan penyakit tanaman, materi tentang program pemerintah, pengembangan pupuk organik, dan pembudidayaan tanaman padi dengan System of Rice Intensification. Pihak yang berperan serta dalam penyelenggaraan penyuluhan pertanian yaitu kepala desa beserta perangkatnya; camat; ketua, pengurus dan anggota kelompok tani; penyuluh pertanian dan pedagang saprodi. Kerjasama yang terjalin berkaitan dengan pengadaan saprodi, pembiayaan penyuluhan, pengadaan benih dan pemasaran. Permasalahan yang muncul dalam penyelenggaraan penyuluhan pertanian yaitu minimnya sarana dan prasarana penyuluhan, keterbatasan dana dalam pembiayaan dan pengaplikasian metode penyuluhan, keterlambatan penyaluran pupuk kepada petani, dan konflik yang terjadi antara para petani dengan agen pemasaran. Dampak penyelenggaraan penyuluhan pertanian yaitu adanya perubahan pengetahuan, sikap dan keterampilan petani; peningkatan produksi dan pendapatan; serta perbaikan organisasi PKK dan Lumbung Desa. ABSTRACT This research aims to : (1) Know the system components of agriculture extension influental to agriculture extension implementation in Ngombol Distric of Purworejo Regency. (2) Study the role of system components of extension to the agriculture extension implementation (3) Study the process of agriculture extension implementation. (4) Know the problems which occur in the agriculture extension implementation and its way to overcome. (5) Study the impact of agriculture extension implementation. Qualitative research method is used as a method in this research. Determination sampel was done with the technique purposive sampling or intended, with 18 informans. Technique of collecting data was used in depth interview, observation, and content analysis. The data validity testing were used data triangulation technique, methodological triangulation and review informant, while data analysis used three prominent components, those are : (1) data reduction (2) data presentation (3) conclusion and verification. Based on the result of this research can be concluded that components which take a part in supporting the fluency of agriculture extension implementation that are the goverment policy, extension target, extension institution, extension energy, facility and basic extension facility and also extension defrayal. The agriculture extension implementation process come within four aspects that are extension programa, work mechanism and method, extension material, role and cooperation. Extension programa represent the description of the district condition, agriculture policy, and the plan of agriculture extension. Work mechanisms which are implemented partisipative mechanism and sentralistic mechanism, while dominant extension method was used by extension agents that are discourse, discussion, and visit. Materials that were given adapted by the season, technique of cultivating plant, pest and crop disease, items about governmental program, organic manure development, and conducting of rice plant croped by System of Rice Intensification. Parties which get involved in agriculture extension implementation are village chief with his peripheral; subregency chief; chief, official member and member of farmer group; extension agent; and merchant agriculture tools. Cooperation intertwined relating to matter of levying agriculture tools, extension defrayal, levying of seed and marketing. Problems which were occured in agriculture extension implementation in Ngombol District are minimum facilities and basic facilities extension, limited fund in defrayal and application method of agriculture extension, channeling delay fertilize to farmer, and conflict that happened between farmer with marketing agent. The effect of agriculture extension implementation is the changes of knowledge, attitude, and the farmer’s skill; production and income increasing; and the betterment of PKK and rice barn village.