Abstrak


Pengaruh perkembangan kota Surakarta terhadap permukiman di kawasan Solobaru


Oleh :
Panganti Widi Astuti - I0606034 - Fak. Teknik

ABSTRAK Kota Surakarta merupakan kota menengah yang mengalami perkembangan di seluruh bagian kotanya. Dalam penelitian ini, perkembangan Kota Surakarta yang dimaksud adalah perkembangan fisik, ekonomi dan sosial. Peningkatan jumlah penduduk mengakibatkan peningkatan kebutuhan lahan terutama lahan permukiman. Namun, terbatasnya wilayah administrasi kota akan mengakibatkan pemekaran kota. Berdasarkan studi tim proyek pengembangan kota terpadu pada tahun 2000 Kota Surakarta mengalami pemekaran seluas ±12000 ha yakni seluas ±7000 ha pada Kabupaten Sukoharjo (Baki, Grogol, dan Kartasura) dan seluas ±5000 ha pada Kabupaten Karanganyar (Ngringo dan Colomadu). Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh perkembangan Kota Surakarta terhadap permukiman di Kawasan Solobaru. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui variabel perkembangan Kota Surakarta yang mana saja yang dominan berpengaruh terhadap perkembangan permukiman di Kawasan Solobaru dan mengetahui bagaimana pengaruh perkembangan Kota Surakarta terhadap fisik, ekonomi, dan sosial permukiman di Kawasan Solobaru Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif eksplanatori. Variabel bebas dari penelitian adalah faktor dari perkembangan Kota Surakarta yang diduga mempengaruhi permukiman di Kawasan Solobaru yakni jumlah penduduk Kota Surakarta, jumlah rumah Kota Surakarta, luas permukiman Kota Surakarta, jumlah sarana Kota Surakarta, peningkatan prasarana Kota Surakarta, dan peningkatan PDRB Kota Surakarta.Sedangkan variabel terikat adalah elemen permukiman Kawasan Solobaru yaitu jumlah penduduk Kawasan Solobaru, jumlah rumah Kawasan Solobaru, luas permukiman Kawasan Solobaru, dan jumlah sarana Kawasan Solobaru. Analisis yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kecenderungan perkembangan Kota Surakarta dan Kawasan Solobaru serta pengaruh perkembangan Kota Surakarta terhadap permukiman di Kawasan Solobaru. Analisis jalur (path analysis) digunakan untuk mengetahui besaran pengaruh perkembangan kota terhadap permukiman di Kawasan Solobaru. Berdasarkan data yang dianalisa dihasilkan bahwa kontribusi pengaruh variabel perkembangan Kota Surakarta yang dominan terhadap jumlah penduduk Kawasan Solobaru (99.4%) adalah luas pemukiman Kota Surakarta (68.27%), jumlah sarana Kota Surakarta (27.57%), jumlah rumah Kota Surakarta (2.93%), dan jumlah penduduk Kota Surakarta (1.11%). Kontribusi pengaruh variabel perkembangan Kota Surakarta yang dominan terhadap jumlah rumah di Kawasan Solobaru (99.9%) adalah luas pemukiman Kota Surakarta yang kontribusi pengaruhnya sebesar 60.42% dan jumlah rumah Kota Surakarta yang kontribusi pengaruhnya sebesar 1.23%. Namun, jumlah penduduk Kawasan Solobaru juga berpengaruh terhadap jumlah rumah di Kawasan Solobaru dengan kontribusi pengaruh sebesar 38.42%. Kontribusi pengaruh variabel perkembangan Kota Surakarta yang dominan terhadap luas permukiman di Kawasan Solobaru (98.7%) adalah variabel jumlah rumah yang kontribusi pengaruhnya sebesar 54.53%. Namun, jumlah penduduk Kawasan Solobaru juga mempengaruhi luas permukiman di Kawasan Solobaru dengan kontribusi sebesar 44.16%. Kontribusi pengaruh variabel perkembangan Kota Surakarta yang dominan terhadap jumlah sarana di Kawasan Solobaru (98.24%) adalah variabel peningkatan PDRB Kota Surakarta yang kontribusi pengaruhnya sebesar 0.15% dan luas permukiman Kota Surakarta yang kontribusi pengaruhnya sebesar 83.43%. Namun, jumlah rumah di Kawasan Solobaru juga berpengaruh terhadap jumlah sarana di Kawasan Solobaru yang kontribusi pengaruhnya sebesar 14.65%.