Abstrak


Pengaruh kebisingan terhadap tingkat kelelahan kerja di penggilingan padi desa Griyan kelurahan Baturan kecamatan Colomadu kab.Karanganyar


Oleh :
Daniel Haris Sukmono - R0206021 - Fak. Kedokteran

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah mengetahui intensitas kebisingan, mengetahui tingkat kelelahan kerja dan mengetahui pengaruh intensitas kebisingan terhadap tingkat kelelahan kerja pada tenaga kerja di Penggilingan Padi Desa Griyan Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar. Kerangka penelitian ini adalah bahwa kebisingan berpengaruh terhadap daya kerja seseorang yang bisa mempengaruhi konsentrasi pekerja dalam bekerja, sehingga menyebabkan kelelahan kerja meningkat. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 40 orang tenaga kerja dan yang menjadi sampel 22 orang tenaga kerja yang terdiri dari 5 orang dari area perontok, 5 orang area pecah kulit, 5 orang area pemutih, 5 orang area pengayakan dan 2 orang area penjemuran untuk dijadikan sampel. Cara pengambilan sampelnya dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Untuk mengetahui pengaruh kebisingan terhadap kelelahan kerja yang kebisingannya melebihi NAB dan dibawah NAB dilakukan uji stastik Chisquare Test. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kebisingan pada area yang di atas NAB rata-rata intensitas kebisingannya 88,5 dBA dan tingkat kebisingan pada area yang tidak melebihi NAB rata-rata intensitas kebisingannya 72,5 dBA. Tingkat Kelelahan kerja pada area yang melebihi NAB terdapat 8 tenaga kerja mengalami kelelahan sedang dan 7 tenaga kerja mengalami kelelahan berat dan di area di bawah NAB terdapat 6 tenaga kerja mengalami kelelahan ringan dan 1 tenaga kerja mengalami kelelahan sedang. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh kebisingan terhadap kelelahan kerja yang intensitasnya sangat signifikan dengan hasil P = 0.001, maka p ≤ 0,001. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa intensitas kebisingan maka hasil uji di atas NAB dapat menyebabkan kelelahan kerja yang meningkat. Saran yang dapat diberikan adalah supaya tenaga kerja sadar dan disiplin dalam menggunakan alat pelindung telinga, selain itu perusahaan juga harus tegas dalam hal pendisiplinan tenaga kerja dalam pemakaian alat pelindung telinga.