Abstrak


Daya bunuh ekstrak daun kemangi ungu (ocimum sanctum) terhadap larva anopheles aconitus


Oleh :
Ustavian Hasanah - G0006166 - Fak. Kedokteran

Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek larvasida ekstrak daun kemangi ungu (Ocimum sanctum) terhadap larva Anopheles aconitus. Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorik yang menggunakan rancangan penelitian the post test only controlled group design. Subyek adalah larva Anopheles aconitus instar IV awal. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Sampel yang diambil sebanyak 25 larva tiap kelompok yang terdiri atas 5 kelompok perlakuan dengan konsentrasi 0,6%; 1,0%; 1,4%; 1,8%; 2,2% dan 1 kelompok kontrol. Efek larvasida diukur dari jumlah larva yang mati karena perlakuan. Data yang terkumpul disajikan dalam bentuk tabel dan dianalisis menggunakan One Way ANOVA dengan level signifikansi = 0,05 dan uji LSD. Nilai Lethal Concentration dianalisis dengan Analisa Probit. Hasil: Terdapat perbedaan efek larvasida yang signifikan karena pengaruh ekstrak daun kemangi ungu (p = 0,000). Semakin tinggi konsentrasi ekstrak maka semakin banyak larva yang mati. Uji LSD menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara masing-masing pasangan kelompok (p = 0,016, p = 0,000; p < 0,05) kecuali antara kelompok V dan VI. Hasil analisa Probit adalah nilai LC50 = 0,779% dan LC99 = 2,203%. Kesimpulan: Ekstrak daun kemangi ungu (Ocimum sanctum) memiliki efek larvasida terhadap larva Anopheles aconitus dengan LC50 = 0,779% dan LC99 = 2,203% Kata kunci: Larvasida, Ekstrak daun kemangi ungu, Larva Anopheles aconitus