Abstrak


Analisis pertimbangan hakim pengadilan negeri bangkalan madura dalam memeriksa dan memutus perkara carok (studi putusan no. 183/pid.b/2002/pn.bkl)


Oleh :
Prisilia Purwardhani - E.0006199 - Fak. Hukum

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengetahui dasar pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri Bangkalan Madura terhadap dakwaan perkara Carok dalam Putusan No.183/Pid.B/2002/PN.Bkl. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan hukum ini adalah jenis penelitian normatif atau penelitian hukum kepustakaan. Sifat penelitian adalah deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Data sekunder diperoleh dari data atau informasi yang berupa dokumen - dokumen, arsip - arsip, laporan, perundang - undangan, atau bahkan beberapa literatur lainnya, dan juga dari situs internet yang mendukung penelitian ini. Sumber data diperoleh dari Putusan No. 183/Pid.B/2002/PN.Bkl. Teknik analisa data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah analisa data kualitatif, yaitu data yang terkumpul akan dianalisa dengan mereduksi data, menyajikan data, dan kemudian akan ditarik suatu kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dihasilkan simpulan. Bahwa terhadap dakwaan primer Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 (1) ke-1 KUHP, dakwaan subsidair Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dakwaan subsidair lagi Pasal 355 ayat (2) KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Majelis Hakim berpendapat bahwa unsur sengaja dan direncanakan terlebih dahulu tidak terbukti secara sah dan meyakinkan karena tidak ada niat dari terdakwa untuk membunuh korban, melainkan hanya memberi pelajaran atas perbuatan korban terhadap istri terdakwa. Sehingga terdakwa dijatuhi pidana oleh Hakim Pengadilan Negeri Bangkalan Madura dengan berdasarkan dakwaan kesatu lebih subsidair lagi Pasal 354 ayat (2) KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan dakwaan kedua Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No.12 Tahun 1951 karena terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan penganiayaan berat yang menyebabkan matinya orang lain secara bersama-sama dan tanpa hak membawa senjata tajam. ABSTRACT This study aimed to basic considerations Bangkalan Madura District Court Judge to the charges in the case Carok No.183/Pid.B/2002/PN.Bkl Verdict. The research method used in the writing of this law is the type of research, normative or legal research library. The nature of this research is descriptive. Types of data used are secondary data. Secondary data obtained from the data or information in the form of documents - documents, archives - archives, reports, legislation - the invitation, or even some other literature, and also from Internet sites that support this research. Sources of data obtained from the Decision No. 183/Pid.B/2002/PN.Bkl. Data analysis techniques used by the writer in this research is the analysis of qualitative data, ie data collected will be analyzed by reducing the data, presenting data, and then will be drawn a conclusion. Based on research results and conclusions generated discussion. That of the primary charges of Article 340 of the Penal Code jo Article 55 (1) to-1 of the Penal Code, Article 338 Criminal Code charges subsidiary jo Article 55 paragraph (1) to a penal code, another subsidiary charges of Article 355 paragraph (2) of the Penal Code Article 55 paragraph jo ( 1) to-1 of the Penal Code, judges argued that the element of deliberate and premeditated not proven legally and convincingly because there was no intent from the defendant to kill the victim, but merely gave the victim a lesson for the actions of the defendant's wife. So that the defendants sentenced by District Court Judge Bangkalan Madura based unity more subsidiary indictment again Article 354 paragraph (2) jo Penal Code Article 55 paragraph (1) to a second indictment of the Criminal Code and Article 2 paragraph (1) Emergency Law No.12 Year 1951 because of proven legally and convincingly to severe torture that caused the death of another person jointly, and without the right to bring a sharp weapon.