Abstrak


Penggunaan benih padi varietas SL-8 ditinjau dari peningkatan pendapatan usahatani padi di Kabupaten Karanganyar


Oleh :
Yusnina Artanti - H0305044 - Fak. Pertanian

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengetahui dan membandingkan pendapatan dan efisiensi serta mengetahui usahatani yang memberikan kemanfaatan lebih besar bagi petani antara usahatani padi varietas SL-8 dan usahatani padi varietas IR-64. Metode dasar penelitian ini adalah deskriptif dan pelaksanaannya menggunakan teknik survey. Penelitian dilakukan di Kabupaten Karanganyar. Penentuan kecamatan dan desa yang dijadikan daerah sampel dilakukan secara sengaja (purposive sampling), dengan kriteria terdapat usahatani padi varietas SL-8 dan IR-64. Kecamatan yang terpilih adalah Kecamatan Jaten kemudian terpilih desa sampel yakni Desa Brujul. Untuk memenuhi jumlah sampel usahatani padi varietas SL-8 sebanyak 30 petani, peneliti mengalami kesulitan sehingga peneliti mencari petani padi va-rietas SL-8 di sejumlah desa yang saling berdekatan di Kecamatan Jaten yaitu Desa Brujul, Desa Jati, Desa Sroyo, Desa Suruhkalang, dan Desa Ngringo. Pemilihan petani sampel menggunakan metode pengambilan sampel secara acak sederhana (simple random sampling), dari masing-masing usahatani tersebut sampel yang diambil sebanyak 30 petani. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh dengan melakukan wawancara, pencatatan, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata produktivitas padi varietas SL-8 (73,34 Ku/Ha/MT) lebih besar dibandingkan rata-rata produktivitas padi varietas IR-64 (61,14 Ku/Ha/MT). Pada usahatani padi varietas SL-8, biaya mengusahakan yang dikeluarkan lebih besar sehingga terjadi perbedaan pendapatan antara usahatani padi varietas SL-8 dengan usahatani padi varietas IR-64. Rata-rata pendapatan usahatani padi varietas SL-8 (Rp 6.856.848,51/Ha/MT) lebih kecil dibandingkan pendapatan dari usahatani padi varietas IR-64 (Rp 7.788.894,46/Ha /MT), sehingga penggunaan benih padi varietas SL-8 tidak memberikan pengaruh dalam peningkatan pendapatan usahatani padi di Kabupaten Karanganyar. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa usahatani padi varietas IR-64 lebih memberikan kemanfaatan dibandingkan usahatani padi varietas SL-8. Tingkat efisiensi usahatani padi varietas SL-8 (R/C ratio = 2,04) lebih rendah dibandingkan usahatani padi varietas IR-64 (R/C ratio = 2,40). Kata kunci : Usahatani Padi, Padi Varietas SL-8, Peningkatan Pendapatan, Kabupaten Karanganyar