Abstrak


Peningkatan keterampilan menulis deskripsi melalui pendekatan kontekstual pada siswa SD Negeri 2 Dlingo tahun 2009


Oleh :
Eny Purwantiningsih - X7108503 - Fak. KIP

ABSTRAK Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah: (1) Untuk meningkatkan keterampilan menulis deskripsi pada siswa SD Negeri 2 Dlingo tahun 2009 melalui pendekatan kontekstual. (2) Mengatasi kendala-kendala yang terjadi dalam penerapan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan keterampilan menulis deskripsi pada siswa SD Negeri 2 Dlingo tahun 2009. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan tiga siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Sebagai subyek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Dlingo Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi/pengamatan, kajian dokumen, tes dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis model interaktif yang terdiri dari tiga komponen analisis yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, (1) ada peningkatan keterampilan menulis deskripsi setelah dilaksanakan tindakan kelas melalui pendekatan kontekstual. Hal ini dapat ditunjukkan dengan meningkatnya keterampilan menulis deskripsi dari sebelum dan sesudah dilaksanakannya tindakan. Siklus I ada peningkatan keterampilan menulis deskripsi dari rata-rata 65,88 menjadi 68,00 dan dari pencapaian Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 47,06% menjadi 58,82%. Siklus II terjadi peningkatan keterampilan menulis deskripsi dari rata-rata siklus I yaitu 68,00 menjadi 70,24 dan dari pencapaian KKM 58,82% menjadi 70,59%. Siklus III terjadi peningkatan keterampilan menulis deskripsi dari rata-rata siklus II yaitu 70,24 menjadi 73,88 dan pencapaian KKM dari 70,59% menjadi 88,24%. (2) Cara mengatasi kendala yang terjadi dalam penerapan pendekatan kontekstual ini adalah: (a) pembentukan kelompok kerja dilakukan oleh siswa sendiri untuk mengatasi kendala kurang membaurnya siswa dalam mengerjakan tugas kelompok, (b) penggantian model dengan siswa yang jarang tampil di depan kelas untuk mengatasi kendala kurangnya perhatian siswa terhadap model yang ditampilkan, (c) pembelajaran dengan penerapan pendekatan kontekstual dengan penekanan pada tanda baca dalam tulisan deskripsi untuk mengatasi kendala kurang tepatnya penggunaan tanda baca dalam tulisan deskripsi, (d) penambahan motivasi dari guru untuk mengatasi kendala ketidak beranian siswa untuk bertanya, (e) pembelajaran dengan penerapan pendekatan kontekstual dengan penekanan pada aspek urutan cerita untuk mengatasi kendala kurang runtutnya cerita yang ditulis siswa. Berdasarkan simpulan yang dibuat, dapat diajukan suatu rekomendasi bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia melalui pendekatan kontekstual dapat meningkatkan keterampilan menulis deskripsi pada siswa kelas V SD Negeri 2 Dlingo tahun 2009. ABSTRACT The aim of this research are: (1) to improve description writing skill at student of Dlingo 2 elementary school year 2009, (2) to solve the problems in use contextual approach to improve description writing skill at student of Dlingo 2 elementary school year 2009. This research form is action classroom research use three cycle. Each cycle consist of four steps: planning, measure implementation, observation and reflection. As the object of the research are student of Dlingo 2 elementary school grade V on Mojosongo chive village of Boyolali regency. The technique collecting data are uses observation, analysis document, test and interview. Technique of analysis using is interactive analysis model which has 3 component: data reduction, representation of data and pulling of conclusion or verification. The conclusion based from the result are: (1) it’s happen improve in description writing skill after doing action classroom research use contextual approach. It can show with improving description writing skill before and after doing action. Cycle I there is improving description writing skill from overage 65,88 became 68,00 and from KKM 47,06% became 58,82%. Cycle II it’s happen improving description writing skill from overage cycle I 68,00 became 70,24 and from KKM 58,82 became 70,59%. Cycle III it’s happen improving description writing skill from overage cycle II 70,24 became 73,88 and from KKM 70,59% became 88,24%. (2) The way to solve the problem happen use contextual approach are: (a) students make a group work their selves to solve the students problem are not enough student in doing group task, (b) to move student model never show in front of the class to solve are not enough student attention to showing model, (c) learning process use contextual approach with stress punctuation in description writing to solve are not enough right in using punctuation in description writing, (d) add motivation from the teacher to solve the student asking, (e) learning process use contextual approach with stress in story average aspect to solve are not enough arranged student writing story. Base of the made conclusion, can make recommendation if learning Indonesia language use contextual approach can improve description writing skill at student of Dlingo 2 elementary school class V year 2009.