Abstrak


Perbedaan kecerdasan emosional berdasarkan status keikutsertaan dalam organisasi ekstrakurikuler pada mahasiswa D IV Kebidanan


Oleh :
Anindhita Yudha Cahyaningtyas - R.0106013 - Fak. Kedokteran

ABSTRAK Organisasi memegang peranan dalam proses interaksi dengan orang lain. Dunia organisasi mengajarkan mahasiswa untuk mampu bersosialisasi, saling membantu, dan bertukar pendapat. Melalui organisasi ekstrakurikuler, kecerdasan emosional seseorang dapat terbentuk. Kecerdasan emosional merupakan ketrampilan yang dimiliki seseorang untuk mengelola emosinya dengan baik, sehingga dapat dimanfaatkan untuk memecahkan masalah kehidupan, terutama yang berkaitan dengan hubungan antar manusia. Kecerdasan emosional bertumpu pada hubungan antara perasan, watak, dan naluri moral. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kecerdasan emosional berdasarkan status keikutsertaan dalam organisasi ekstrakurikuler pada mahasiswa D IV Kebidanan. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester II, IV, dan VI dari program studi D IV Kebidanan FK UNS yang berjumlah 108 orang. Karena dilakukan pada populasi yang secara kebetulan bertemu, maka penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel secara Insidental Non Random Sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah uji perbedaan yakni uji t dengan bantuan komputer program SPSS 17 for windows. Berdasarkan analisis data, diperoleh, t hitung > t tabel , 5,576 > 1,980 dengan signifikansi 0,000, maka p < 0,05. Hal ini menunjukkan hasil perbedaan yang signifikan. Mean dari kelompok yang ikut serta dalam organisasi ekstrakurikuler yakni 94,86. Sedangkan untuk kelompok yang tidak ikut serta dalam organisasi ektrakurikuler mempunyai mean 86,15. Ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan tingkat kecerdasan emosional berdasarkan status keikutsertaan mahaiswa dalam organisasi ekstrakurikuler. Mahasiswa yang ikut serta dalam organisasi ekstrakurikuler, mempunyai kecerdasan emosional yang lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa yang tidak ikut serta dalam organisasi ekstrakurikuler. Kesimpulan yang didapat yakni terdapat perbedaan kecerdasan emosional berdasarkan status keikutsertaan mahasiswa dalam organisasi ekstrakurikuler. Kata kunci : Status keikutsertaan dalam organisasi ekstrakurikuler, kecerdasan emosional