Abstrak


Penerapan metode pembelajaran quantum learning untuk meningkatkan motivasi berprestasi siswa pada mata pelajaran ekonomi/akuntansi kelas XI IPS 3 SMA Negeri 8 surakarta tahun pelajaran 2009/2010


Oleh :
Kristina Elisabet Lilis Setyowati - X7406031 - Fak. KIP

ABSTRAK Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi berprestasi siswa pada mata pelajaran ekonomi/akuntansi kelas XI IPS 3 SMA Negeri 8 Surakarta tahun pelajaran 2009/ 2010 melalui metode pembelajaran Quantum Learning. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklu, masing-masing siklus dilalui dengan empat tahapan, yaitu: (1) perencanaan tindakan; (2) pelaksanaan tindakan; (3) observasi tindakan; dan (4) refleksi tindakan. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 8 Surakarta Tahun Pelajaran 2009/2010 sebanyak 27 siswa dengan komposisi 17 laki-laki dan 10 perempuan. Penelitian ini dilaksanakan secara kolaborator bersama dengan guru mata pelajaran akuntansi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, instrumen non-tes berupa angket, wawancara, dkumentasi dan test. Hasil penelitian ini yaitu pembelajaran dengan penerapan metode quantum learning dapat meningkatkan motivasi berprestasi siswa pada mata pelajaran ekonomi/akuntansi kelas XI IPS 3 SMA Negeri 8 Surakarta Tahun Pelajaran 2009/ 2010. Hal tersebut didukung oleh fakta-fakta sebagai berikut: (1) Standart keunggulan tugas siswa pada tingkat tinggi mengalami peningkatan dari 30,43% (7 siswa) pada siklus pertama menjadi 75% (18 siswa) pada siklus kedua, tingkat sedang dari 52,17 (12 siswa) menjadi 25 % (6 siswa) dan tingkat rendah dari 17,39 %(4 siswa) menjadi 0 %; (2) Standart Keunggulan prestasi diri sendiri pada tingkat tinggi mengalami peningkatan dari 30, 43 (7 siswa ) menjadi 79,17 % (19 siswa); tingkat sedang dari 56,52 % (13 siswa) menjadi 20,83 % (5 siswa) dan tingkat rendah dari 13,04 % (3 siswa) menjadi 0 %; (3). Standart keunggulan prestasi orang lain pada tingkat tinggi dari 47, 83 % (11 siswa) menjadi 83,33 % (20 siswa), tingkat sedang dari 26,09 % (6 siswa) menjadi 4,17 % (1 siswa) dan tingkat rendah dari 26,09 % (6 siswa) menjadi 12,5 % ( 3 siswa).