Abstrak


Kinerja Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Kabupaten Sukoharjo dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat


Oleh :
Prabowo Indra Gunawan - D.0104103 - Fak. ISIP

ABSTRAK Organisasi publik diharap selalu melakukan perubahan kinerjanya ke arah perbaikan untuk mengatasi segala hambatan yang ada dan perkembangan teknologi yang semakin maju. Pelayanan perizinan terpadu satu pintu adalah sistem pelayanan dimana proses pengelolaan dari tahap permohonan sampai ke tahap penerbitan dokumen izin dilakukan secara terpadu dalam satu tempat. Sistem PPTSP yang diterapkan oleh Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Sukoharjo merupakan upaya Pemkab Sukoharjo dalam memperbaiki pelayanan di bidang perizinan setelah sebelumnya penerapan sistem pelayanan terpadu satu atap dinilai masih kurang baik. Penerapan sistem PPTSP diharapkan KPPT bisa memperbaiki dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat di bidang perizinan. Kinerja Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Kabupaten Sukoharjo merupakan kemampuan KPPT dalam menjalankan tugas dan fungsinya berdasarkan visi dan misi secara optimal untuk mencapai tujuan yang dikehendaki. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah dapat memberikan gambaran mengenai kinerja Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Kabupaten Sukoharjo. Mengetahui hambatan dalam pencapaian kinerja KPPT yang baik serta upaya KPPT dalam mengatasi hambatan yang ada. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan maksud memperoleh gambaran yang jelas mengenai kinerja Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Sukoharjo. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Data yang diperoleh kemudian diuji validitasnya dengan menggunakan teknik triangulasi data. Selanjutnya analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa kinerja KPPT Kabupaten Sukoharjo belum mampu sepenuhnya mencapai hasil sesuai tujuan. Kinerja KPPT diukur dengan indikator produktivitas, responsivitas dan kualitas layanan. Masing-masing indikator menunjukkan bahwa kinerja KPPT masih dalam kategori cukup baik namun belum optimal. Pada produktivitas dalam realisasi, KPPT Kabupaten Sukoharjo belum mampu memenuhi seluruh target hanya sebagian saja yang dapat memenuhi atau melebihi target yang ditetapkan. Pada responsivitas, tanggapan pegawai dalam melayani kebutuhan dan harapan dari pengguna jasa sesuai SPM tetapi mekanisme pengaduan belum berfungsi secara efektif. Sedangkan pada kualitas layanan, kehandalan pelayanan kepada masyarakat terlihat dari prosedur yang sederhana, waktu penyelesaian permohonan yang jelas dan juga transparansi biaya yang ditunjang pula dengan bukti fisik sarana dan fasilitas yang cukup. Meskipun demikian, berbagai hambatan yang terjadi telah ditanggapi KPPT dengan berupaya melakukan beberapa cara untuk meningkatkan kinerjanya agar tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai secara optimal. ABSTRACT Public organizations are expected to always make changes their performance better than before to overcome all existing resistance and the growth of technology which progressively go forward. Integrated one-stop licensing service is a service system where the management process from application stage to stage of publication permite document be integrated in one place. PPTSP System implemented by Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) of Sub Province Sukoharjo are represent the Sukoharjo’s Pemkab to improving services in permit concerning after previously appliying of one-stop integrated service system are assessed still unfavourable. Appliying of PPTSP system are expected by KPPT to repaire and give a better service to society in permit concerning. Performance of Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) of Sub Province Sukoharjo represent ability of KPPT to do their assignment and their fuction pursuant to vosion and mission in an optimal fusion to reach the desired goal. Therefore, the goal of this research is to giving description about performance of Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) of Sub Province Sukoharjo. Knowing the obstacles in achieving a good performance of KPPT and also the the effort of KPPT to overcoming existing obstacles. The study used a qualitative descriptive method for the purpose of obtaining a clear description about performance of Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) of Sub Province Sukoharjo, The technique of collecting data through interview, observation, and document review. The obtained data then tested for validity by using data triangulation technique. And then analysisi of the data are doing by using interactive analysis method that includes reduction data, presentation data, and drawing of conclusion. Results of the study indicated thet performance of KPPT Sukoharjo not yet able to fully achieve their target. Performance of KPPT measured by productivity indicator, responsiveness, and service of quality. Each indicators showing that performance of KPPT are still quite good but it doesn’t optimal. This is marked by the achievement of all provisions which have not been determined. On productivity in realisation, KPPT Sukoharjo are not able to fullfill entire all goal only partially were able fullfill or exceed the set target. On responsiveness, response from employer in serving needs and expectations from serving user according to SPM but mechanism of complaint has not functioned effectively. While in the quality of service, reliability of service to society visible from simple procedur, time of clear application completion and also cost transparency that supported by physical evidence sufficient and enough facilities. However, various obstacles that occurred were have been percepted by KPPT with attempting do many ways to improve their performance so that the goels can be achieved optimally.