Abstrak


Analisis investasi hotel pancawali berdasarkan variabel variabel yang mempengaruhi pendapatan bulanan dari kamar standar pada hotel melati tiga di Surakarta


Oleh :
M.Choirul Absor - I0103089 - Fak. Teknik

ABSTRAK Kelangsungan hidup sebuah hotel bergantung dari apakah pendapatan tahunan dapat menutup pengeluaran tahunan. Pendapatan utama hotel berbeda antara hotel yang satu dengan hotel lainnya. Perbedaan pendapatan ini disebabkan oleh banyak variabel. Hal yang menjadi latar belakang penelitian ini adalah untuk mengetahui variabel-variabel yang mempengaruhi pendapatan kotor secara bulanan dari kamar standar pada hotel-hotel melati tiga di Surakarta dan besarnya rata-rata tiap variabel tersebut untuk perencanaan investasi. Nilai sewa harus lebih rendah atau mendekati nilai sewa rata-rata seluruh hotel hotel melati di Surakarta karena dengan memperhitungkan harga sewa yang kompetitif akan sangat mempengaruhi tingkat hunian kamar hotel dalam mendukung keberhasilan proyek investasi guna mencapai titik impas (break even point). Sampel dalam penelitian ini adalah enam hotel melati di Surakarta. Metode analisis yang digunakan untuk menganalisis variabel-variabel adalah metode Kolmogorov-Smirnov dan metode analisis regresi linier dimana proses pengolahan datanya menggunakan software komputer yaitu program SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 16 sedangkan untuk analisis investasi digunakan metode analisis titik impas (break even point) dan analisis pendapatan-pengeluaran (revenue-cost ratio). Dari hasil analisis data ditemukan bahwa secara simultan variabel bebas luas lantai bersih,jumlah kamar,sewa per m2 memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan bulanan yang ditunjukkan dengan nilai sig.F = 0,092 <  (0,1). Variabel bebas yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap variabel terikat adalah variabel sewa per m2 dengan nilai beta 0,503. Besarnya modal yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan Hotel Pancawali, Jl.Kol.Sutarto, Surakarta adalah sebesar Rp 4.196.559.729,00 dengan sewa dasar minimum satu unit kamar standar Rp 95.120/hari. Proyek ini layak dilaksanakan karena rasio pendapatan terhadap pengeluaran lebih besar dari 1 yaitu sebesar 2,34. Dan investasi yang ditanamkan akan balik modal dalam waktu 4 tahun 4 bulan. Untuk mencapai titik impas, kamar standar harus tersewakan 34,54% per tahun. Kata Kunci : Pendapatan, Simultan, Dominan, Investasi, Kelayakan Investasi