Abstrak


Analisis perbandingan simpangan horisontal gedung bertingkat tinggi pada shearwall diagonal dengan shearwall searah sumbu x – sumbu y


Oleh :
Esa Bahtera - I0106066 - Fak. Teknik

ABSTRAK Pembangunan konstruksi di Indonesia sudah merambah ke bangunan tingkat tinggi yang memerlukan struktur yang stabil, cukup kuat, mampu layan serta awet seperti yang dimiliki oleh struktur baja. Namun, Indonesia juga merupakan negara yang memiliki intensitas gempa yang tinggi. Gempa menyebabkan struktur bertingkat tinggi rawan terhadap terjadinya simpangan horisontal (drift). Salah satu metode yang dilakukan untuk mengurangi simpangan horisontal yaitu dengan pemasangan dinding geser (shearwall). Penelitian ini mempunyai tujuan untuk membandingkan besarnya simpangan horisontal yang terjadi pada struktur bertingkat tinggi dengan pemasangan dinding geser (shearwall ) diagonal dan searah sumbu x – sumbu y pada kasus struktur baja dalam portal tiga dimensi yang menerima beban gravitasi (beban mati dan beban hidup) dan beban lateral (beban gempa dan beban angin). Model gedung yang dianalisis berupa gedung berbentuk segi 8 dengan 24 lantai + 1 lantai atap. Ukuran denah 60m x 60m dan tinggi antar lantai 4m. Fungsi gedung adalah apartemen. Perhitungan analisis struktur menggunakan perangkat lunak ETABS v.9.0 dalam model 3 dimensi. Hasil dari analisis ini adalah simpangan masing-masing tingkat dan simpangan antar tingkat maksimum. Hasil analisis tersebut digunakan untuk mengontrol kinerja batas layan dan kinerja batas ultimit struktur. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa gedung dengan pemasangan dinding geser diagonal dan searah sumbu x – sumbu y menghasilkan simpangan horisontal yang hampir sama yaitu pada arah x berkisar antara 0.26596% – 1.28355% dan pada arah y berkisar antara 0.50420% - 1.73130%. Kata kunci : Gempa, simpangan horisontal, dinding geser ABSTRACT The construction in Indonesia has expanded into high-level buildings that require a stable structure, strong enough, capable of serviceability and durability such as those held by the steel structure. However, Indonesia is also a country that has a high intensity earthquake. The earthquake caused storey structure is vulnerable to the occurrence of drift. One method to reduce the drift is by installing of shearwall. This research has the objective to compare the amount of drift that occurred in high-rise structures with the installation of shear walls (shearwall) diagonal and axis x - y axis in the case of steel structures in three portals dimensi which received gravity loads (dead load and live load) and lateral load (earthquake load and wind loads) Building models are analyzed in terms of 8-shaped building with 24 floors + 1 floor roof. The measure of building plan is 60m x 60m and height is 4m. The Function of the building used as apartment. Calculation of structural analysis using ETABS software v.9.0 in three-dimensional model. The results of this analysis is drift of each level and maximum drift between the level. results of this analysis is used to control the limit performance counter and the limit performance ultimit of structure This research produced the conclusion that the building with the installation of shear walls and diagonal axis x - y axis produces nearly the same drift of the x-direction ranged from 0.26596% - 1.28355% and the y direction ranged from 0.50420% - 1.73130%. Key words: Earthquake, drift, shear wall