Abstrak


Analisis Dampak Sosial Promosi Leasing dalam Pembelian Sepeda Motor (Studi Deskripsi Kualitatif di Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri)


Oleh :
Bondan Sejiwan Bomo Aji - D.0306027 - Fak. ISIP

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetehaui pelaksanaan pembelian dengan cara leasing antara konsumen sebagai debitur dengan lembaga pembiayaan sebagai kreditur masyarakat Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri dan apa sajakah dampak yang timbul pada pelaksanaan promosi leasing bagi masyarakat Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data model interaktif, yang terdiri dari tiga komponen analisis, yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara garis besar untuk mengambil kredit persyaratan yang harus dipenuhi relativ mudah, syarat yang sangat penting didalam mengambil kredit adalah slip gaji atau NPWP karena berguna untuk memperhitungkan tingkat ekonomi konsumen (memiliki penghasilan tetap atau tidak), tetapi pada prakteknya konsumen yang tidak menyerahkan secara lengkap persyaratan di atas pun dapat melakukan kredit sepeda motor, konsumen yang tidak memiliki penghasilan tetap tersebut akan cenderung mengarah kepada kegagalan di dalam mengambil kredit, di sini terlihat bahwa pihak leasing kurang jeli di dalam mengamati batas kemampuan ekonomi konsumen. Dampak yang timbul dalam pelaksanaan promosi Leasing kendaraan bermotor roda dua pada Wom Finance cabang Kabupaten Wonogiri adalah 1. Keinginan yang besar untuk menuruti gaya hidup sehingga kurangnya perhitungan di dalam mengambil kredit sepeda motor 2. Dampak kurang perhitungan di dalam pengambilan kredit adalah keterlambatan dan penunggakan pembayaran angsuran oleh konsumen yang berujung kepada penarikan sepeda motor oleh pihak leasing 3. Penarikan sepeda motor yang mengakibatkan konflik antara pihak konsumen terhadap pihak leasing, kekecewaan dan ketidak percayaan konsumen terhadap Leasing serta keterasingan konsumen di tengah-tengah masyarakat dan lingkungan di sekitarnya sehingga konsumen enggan bersosialisasi.