Abstrak


Partisipasi Masyarakat Dalam Tahap Perencanaan, Pelaksanaan Dan Pemanfaatan Pengembangan Obyek Wisata Museum Gunung Merapi Di Dusun Banteng, Kelurahan Hargobinangun, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta


Oleh :
Hanif Wahyu Wicaksono - D.0306037 - Fak. ISIP

Pembangunan sektor pariwisata merupakan bagian dari pembangunan nasional dan terkait dengan pembangunan sektor-sektor lainnya. Masyarakat diletakkan sebagai faktor utama, yang memiliki kepentingan berpartisipasi secara langsung dalam pengambilan keputusan untuk meningkatkan kesejahteraan. Partisipasi masyarakat dalam tahap perencanaan, pelaksanaan dan pemanfaatan pengembangan obyek wisata Museum Gunung Merapi di dusun Banteng, kelurahan Hargobinangun, kabupaten Sleman merupakan salah satu upaya pembangunan sektor pariwisata yang melibatkan masyarakat, dengan harapan membantu dan menunjang keberhasilan pengembangan pariwisata. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori aksi yang membahas tindakan individu dilakukan berdasarkan atas pengalaman, persepsi, pemahaman dan penafsiran atas suatu obyek stimulus tertentu. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini berada di Dusun Banteng, Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, D.I.Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel maximum variation sampling. Data primer didapat dari wawancara langsung dengan informan yaitu Kepala Museum Gunung Merapi, Sekretaris Kelurahan Hargobinangun, Kepala Dukuh Dusun Banteng, dan masyarakat Dusun Banteng. Data sekunder didapat dari dokumen dari pengelola Museum Gunung Merapi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan observasi. Validitasi data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data dengan reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berbagai keterlibatan masyarakat setempat dalam pengembangan obyek wisata Museum Gunung Merapi menunjukan mereka mengetahui, mendukung dan ikut berpatisipasi dalam tiap tahapan program pembangunan dan pengembangan Museum Gunung Merapi. Tetapi warga sekitar belum dapat merasakan manfaat dari pembangunan obyek wisata MGM secara adil dan merata. Manfaatnya hanya baru dapat dirasakan secara langsung oleh sedikit warga sekitar saja. Pembangunan Museum Gunung Merapi yang belum selesai menjadi kendala tersendiri dalam menggerakkan perekonomian rakyat sekitar obyek wisata MGM. Kios yang semula dijanjikan untuk warga sekitar obyek wisata belum bisa direalisasikan. Dana yang begitu besar menjadi hambatan bagi pemerintah, sehingga proses pembangunan MGM dilakukan secara bertahap.