Abstrak


Perbandingan Pengaruh Metode Penyuluhan Kesehatan dan Konseling terhadap Perubahan Perilaku Pencegahan Penularan pada Penderita TBC


Oleh :
Ni Putu Widari - S540809116 - Pascasarjana

Tujuan.Meneliti pengaruh konseling dibandingkan dengan penyuluhan kesehatan secara kelompok untuk mengubah pengetahuan, sikap, dan perilaku penderita TB. Metode.Penelitian ini merupakan randomized controlled trial, melibatkan 20 pasien TB di Puskesmas Sawahan dan 20 pasien TB di puskesmas Putat Jaya, Surabaya. Pasien di masing-masing puskesmas tersebut dialokasikan secara random ke dalam kelompok penyuluhan kesehatan kelompok dan kelompok konseling. Variabel dependen yang diteliti adalah pengetahuan, sikap, dan perilaku pasien TB tentang pencegahan penularan TB. Variabel independen yang diteliti adalah metode pendidikan kesehatan. Kuesioner dibuat untuk mengukur variabel penelitian. Data dianalisis dengan uji t. Hasil.Hasil uji t tidak menunjukkan adanya perbedaan mean yang secara statistik signifikan antara keompok penyuluhan dan kelompok konseling, baik dalam aspek perubahan pengetahuan (p=0.890), sikap (p=0.332), maupun perilaku (p=0.503).Studi kualitatif menunjukkan bahwa pasien TB lebih menyukai penyuluhan kesehatan kelompok daripada konseling, karena memungkinkan sosialisasi kelompok dan berbagi pengalaman emosional tentang pemeriksaan dan pengobatan dengan sesama pasien. Kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan tidak terdapat pengaruh yang secara statistik signifikan metode konseling dibandingkan dengan penyuluhan kesehatan kelompok. Penyuluhan kesehatan kelompok dapat diteruskan dengan memberikan kesempatan bagi pasien TB untuk berbagi pengalaman emosional tentang pemeriksaan dan pengobatan TB. Kata kunci: penyuluhan, konseling, pengetahuan, sikap, perilaku, penderita tuberkulosis