Abstrak


Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Team Achievement Division) pada Pokok Bahasan Statistika Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa. (Penelitian Dilakukan di SMA Negeri 4 Surakarta Tahun Ajaran 2007/2008 )


Oleh :
Nofita Ariana - K.1303008 - Fak. Sastra dan Seni Rupa

Tujuan Penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional dalam pelajaran matematika pada pokok bahasan statistika. (2) Untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh motivasi belajar matematika siswa terhadap prestasi belajar matematika pada pokok bahasan statistika. (3) Untuk mengetahui apakah model pembelajaran yang berbeda memberikan efek yang berbeda pada masing–masing tingkatan motivasi belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa pada pokok bahasan statistika dan apakah berlaku sebaliknya? Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 4 Surakarta tahun ajaran 2007/2008, yang terdiri dari 5 kelas dengan jumlah siswa 196. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 2 kelas, dengan perincian 1 kelas untuk kelas eksperimen dengan jumlah siswa 37 orang dan 1 kelas untuk kelas kontrol dengan jumlah siswa 41 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling. Uji coba instrumen dilaksanakan di SMA Negeri 6 Surakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi yang berupa data raport nilai matematika pada semester II kelas X tahun pelajaran 2006/2007, metode angket untuk data motivasi belajar matematika siswa dan metode tes untuk data prestasi belajar matematika siswa pada pokok bahasan statistika. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Sebagai persyaratan analisis yaitu populasi berdistribusi normal menggunakan uji Lilliefors dan populasi mempunyai variansi yang sama (homogen) menggunakan metode Bartlett. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan prestasi belajar antara kelas yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division) dengan kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional (Fobs = 4.0574 > 3.9841 = Ftabel pada taraf signifikansi 5%). Pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division) (rataan marginal 74.0286) menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik jika dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional (rataan marginal 68.2315). (2) Terdapat perbedaan prestasi belajar antara siswa dengan motivasi belajar tinggi, sedang dan rendah (Fobs = 21.3693 > 3.1341 = Ftabel pada taraf signifikansi 5%). Siswa yang memiliki motivasi belajar matematika tinggi mempunyai prestasi belajar yang lebih baik dibandingkan siswa yang mempunyai motivasi belajar matematika sedang maupun rendah. Siswa yang memiliki motivasi belajar matematika sedang mempunyai prestasi belajar yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mempunyai motivasi belajar rendah. (3) Tidak terdapat perbedaan efek antara metode pembelajaran dengan motivasi belajar matematika terhadap prestasi belajar matematika siswa pada pokok bahasan statistika (Fobs = 0.1726 < 3.1341 = Ftabel pada taraf signifikansi 5%).