Abstrak


Evaluasi implementasi program peningkatan sarana angkutan umum perkotaan (kasus tentang pelaksanaan bus rapid transit di Kota Surakarta tahun 2010)


Oleh :
Lusyana Yanuarti - D.0107074 - Fak. ISIP

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Program Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Surakarta Tahun 2010. Secara spesifik untuk mengetahui implementasi program bus rapid transit dan faktor yang mempengaruhi yaitu faktor pendorong dan penghambat pelaksanaan BRT. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di Kota Surakarta. Dengan teknik sampling bertujuan (purposive sampling), penulis mengumpulkan data dengan wawancara mendalam dan dokumentasi. Dalam hal uji validitas data penulis menggunakan teknik trianggulasi data sehingga informasi dari nara sumber yang satu bisa dibandingkan dengan informasi dari nara sumber yang lain. Sedangkan analisis data dilakukan dengan teknik analisis interaktif. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa pelaksanaan program BRT secara umum belum bisa dilaksanakan sesuai dengan rencana program kerja yang sudah ditetapkan. Terdapat empat tahapan yaitu tahap sosialisasi dan pembentukan tim koordinasi, tahap pelaksanaan, tahap pembinaan dan pengawasan, dan tahap pelaporan. Pada tahap pelaksanaan terjadi ketidaksesuaian pelaksanaan dengan rencana program kerja, terjadi penundaan pelaksanaan dan pemenuhan fasilitas pendukung. Faktor pendukung keberhasilan program yaitu komunikasi antar pelaksana yang berjalan lancar. Hambatan yang ditemukan dalam pelaksanaan BRT yaitu masalah sumber dana yang terbatas untuk menunjang pemenuhan fasilitas pendukung. Dukungan dan kepatuhan kelompok sasaran masih kurang, begitu pula sikap pelaksana operasional bus menjadi faktor penghambat berjalannya BRT, mereka masih sering melanggar peraturan yang sudah ditetapkan dengan menaikan/ menurunkan penumpang tidak pada halte. This research aims to determine the implementation of Bus Rapid Transit (BRT) in Surakarta in 2010. Specifically to know the implementation of bus rapid transit program and the factors influencing the factors driving and inhibiting the implementation of BRT. This research is a qualitative descriptive study conducted in the city of surakarta. With purposive sampling technique, the authors collected data with in-depth interviews and documentation. In terms of data validity, the authors use the triangulation technique so that information from the sources that one can be compared with the other sources. While data analysis was done by using interactive analysis. The results of this research is that program implementation BRT in general can not be carried out according to plan work programs that have been defined. There are four phases of socialization and the formation phases of team coordination, implementation phases, phases management and supervision, and reporting phases. At the implementation phases of a disagreement with the plan work program implementation, there is a delay the implementation and fulfillment facilities. Factors supporting success is communication between implementor program running smoothly. Barriers are found in the implementation of BRT is a problem that limited financial resources to support the fulfillment of the supporting facilities. Support of and compliance with the target group is still lacking, so was the attitude of bus operational executor be a factor inhibiting passage of the BRT, they still often violated the rules that have been defined with the up / down the passenger is not on the bus stop