Abstrak


Hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dan persepsi tentang peran keluarga dengan Perilaku seksual pada remaja Di kota surakarta


Oleh :
Barbara Cendy Sabatini - S.54100200 - Pascasarjana

Latar Belakang : Masa Remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak ke dewasa. Pada masa remaja, rasa ingin tahu mengenai seksualitas sangat tinggi terutama dalam pembentukan hubungan dengan lawan jenisnya yang menyebabkan remaja selalu berusaha mencari tahu lebih banyak informasi mengenai seksualitas, tetapi pada kenyataannya remaja cenderung melakukan kegiatan beresiko karena mereka kekurangan informasi dasar mengenai kesehatan reproduksi, kurang memiliki hubungan yang stabil dengan orangtuanya yang menganggap tabu masalah seksualitas dikalangan remaja. Tujuan : Mengetahui hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dan persepsi peran keluarga dengan perilaku seksual remaja di Kota Surakarta. Metode Penelitian : Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 3, SMAN 5, SMAN 6 dan SMAN 7. Penelitian ini adalah penelitian survey dengan rancangan penelitian Corelational research. Populasi adalah seluruh siswa SMAN di Surakarta berjumlah 4213dengan teknik pengambilan sampel adalah multistage randomized sampling dengan jumlah sampel 134. Hasil : Ada korelasi negatif dan signifikan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dan persepsi peran keluarga dengan perilaku seksual remaja di kota Surakarta yang berarti semakin meningkat penggetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi maka perilaku seksual remaja akan semakin menurun, begitu pula sebaliknya. Apabila semakin meningkat persepsi remaja mengenai peran keluarga maka perilaku seksual remaja akan semakin menurun, begitu pula sebaliknya. Sumbangan hubungan sebesar 12,1% dengan SE pengetahuan kesehatan reproduksi sebesar 5,5% dan persepsi peran keluarga sebesar 6,6%. Kesimpulan : Ada korelasi negatif dan signifikan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dan persepsi peran keluarga dengan perilaku seksual remaja di Kota Surakarta. Kata Kunci : Remaja, Pengetahuan Kesehatan, Persepsi, Perilaku Seksual, Background : Adolescence is a time of transition from children to adults. In adolescence, curiosity about sexuality is very high especially in the establishment of relations with the opposite sex that causes teenagers are always trying to find out more information about sexuality, but in reality adolescents tend to engage in risky activities because they lack basic information about reproductive health, lack stable relationship with her parents who considered taboo issues of sexuality among adolescents. Purpose: Knowing the relationship between reproductive health knowledge and perceptions of families with adolescent sexual behavior in the Surakarta city. Research Method: The research was conducted in SMAN 3,SMAN 5, SMA N 6 and SMAN 7.This study is a survey by the design study correlation research. The population was all senior high school students in Surakarta totaled 4213with multistage randomized sampling with a sample size of 134. Result: There are negative and significant correlation between reproductive health knowledge and perceptions of the families role with adolescent sexual behavior in the Surakarta city, which means increasing adolescents knowledge about reproductive health so adolescent sexual behavior will decrease, and vice versa. When increasing the perception of adolescents regarding the the family role of adolescent sexual behavior will decrease, and vice versa. Donations relationship by 12.1% with the knowledge of reproductive health 5.5% and the perception of family roles by 6.6%. Conclusion : There is a relationship with a negative direction and significant relationship between reproductive health knowledge and perceptions of families with adolescent sexual behavior in the Surakarta city. Keywords : adolescents, reproductive health knowledge, perception, sexual behavior