Abstrak


Perancangan promosi Batik Dakon Mas melalui media komunikasi visual


Oleh :
Malia Budi Esty - C.9507106 - Fak. Sastra dan Seni Rupa

Tahun 2010. Pengantar karya Tugas Akhir ini berjudul Promosi Batik Dakon Mas Melalui Media Komunikasi Visual. Adapun permasalahan yang dikaji adalah bagaimana meningkatan pemasaran produk Batik Dakon Mas dengan menggunakan penerapan media komunikasi visual. Dewasa ini telah banyak kita jumpai usaha batik yang tersebar di seluruh kota Solo terutama di wilayah Kampung Kauman dan Kampung Laweyan, yang membuat persaingan pemasaran batik semakin sengit. Dari kesekian banyak usaha batik yang kini tersebar di Kota Solo tak semuanya merupakan industry Batik, hanya beberapa dari mereka yang merupakan industri batik yang memang telah ada sejak lama. Seperti yang terlihat di Kampung Kauman yang kini merupakan Kampung Wisata Batik Kauman, hampir semua kepala keluarga berprofesi sebagai pedagang batik, tapi tidak kesemuanya memiliki industri batik. Hanya beberapa saja yang memiliki industri batik yang memang telah ada sejak dulu, salah satunya yaitu Batik Dakon Mas. Batik Dakon Mas merupakan salah satu industri tertua yang ada di Kampung Kauman. Layaknya usaha-usaha batik pada umumnya, Batik Dakon Mas yang didirikan oleh Bapak H.M. Afrosim dan Umi Nasichah ini diawali dengan menjual produk-produk batik mereka dengan cara berkeliling kampung dan di pasarkan di pasar tradisional. Karir Batik Dakon Mas dimulai dengan produksi kain lukis dan sarung. Ketika masa orde baru, Batik Dakon Mas memulai usaha batik dengan kain santung dan ternyata mengalami peningkatan penjualan yang sangat lumayan hingga membawa Batik Dakon Mas ke kesuksesan yang tidak disangka sebelumnya oleh Bp. H.M. Afrosim dan Ibu Hj. Umi Nasichah. Dengan produksi kain santung, Batik Dakon Mas memiliki rumah produksi sendiri yang berada di kawasan Jl. Cakra gg 3 no. 11 Kauman Surakarta, dan menyewa ruko di pasar. Klewer. Pendapatan pemasaran mengalami penurunan ketika akhirnya krisis global melanda seluruh dunia, bersamaan dengan itu Batik Dakon Mas sedang melakukan diversifikasi produk. Dengan melakukan kegiatan promosi melalui media komunikasi visual, diharapkan Batik Dakon Mas dapat mengembalikan kesuksesan yang pernah diraih ketika menggunakan kain santung sebagai bahan dasar utama untuk menghasilkan produk-produk batik, dengan menggunakan beragam jenis kain.