Abstrak


Sikap petani terhadap budidaya padi organik di kecamatan Mojolaban kabupaten Sukoharjo


Oleh :
Sunarti - H0406070 - Fak. Pertanian

Pembangunan di bidang pertanian diterapkan dengan pendekatan pembangunan pertanian berkelanjutan. Pertanian organik merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Budidaya padi organik merupakan kegiatan bercocok tanam yang akrab dengan lingkungan dan bebas dari bahan-bahan kimia. Pertanian organik di Kecamatan Mojolaban merupakan salah satu wujud nyata dari pembangunan pertanian yang berkelanjutan, yang perlu dikaji mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi sikap petani terhadap budidaya padi organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat sikap, mengkaji tingkat faktor-faktor yang mempengaruhi sikap petani, dan mengkaji hubungan tingkat sikap dengan tingkat faktor-faktor yang mempengaruhi sikap petani terhadap budidaya padi organik. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (purpossive) di Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Metode pengambilan sampel secara proporsional random sampling dengan sampel sebanyak 40 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis frequencies. Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara tingkat faktor-faktor yang mempengaruhi sikap dengan tingkat sikap petani terhadap budidaya padi organik digunakan uji korelasi Rank Spearman (rs) dengan menggunakan program komputer SPSS 17,0 for windows. Berdasarkan uji korelasi Rank Spearman pada taraf kepercayaan 95% menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengalaman responden, tingkat pendidikan non formal, tingkat pengaruh orang lain yang dianggap penting, tingkat keterpaan media massa, dan tingkat pengaruh tradisi lokal. Sedangkan tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan formal dengan sikap petani terhadap budidaya padi organik. Kata Kunci : Sikap, Petani, Budidaya, Padi Organik