Abstrak


Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (Nht) Dan Student Team Achievement Division (Stad) Ditinjau dari Tingkat Keaktifan Siswa Terhadap Kemampuan Kognitif Siswa pada Sub Pokok Bahasan Pemantulan Cahaya di Smp


Oleh :
Herdiyan Kurniasari - K.2306029 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak adanya: (1) perbedaan pengaruh antara penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan STAD terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa pada sub pokok bahasan Pemantulan Cahaya, (2) perbedaan pengaruh antara keaktifan siswa kategori tinggi dan rendah terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa pada sub pokok bahasan Pemantulan Cahaya, (3) interaksi pengaruh antara penggunaan model pembelajaran kooperatif dan keaktifan siswa terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa pada sub pokok bahasan Pemantulan Cahaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain faktorial 2 x 2. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 18 Surakarta. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Surakarta Tahun Ajaran 2009/2010 yang terdiri dari 6 kelas, yaitu kelas VIII A sampai dengan kelas VIII F. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu cluster random sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 2 kelas, yaitu kelas VIII B sebagai kelas kontrol dan kelas VIII C sebagai kelas eksperimen yang masing-masing terdiri dari 34 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, teknik angket, teknik observasi dan teknik tes. Teknik dokumentasi digunakan untuk memperoleh data keadaan awal siswa yang diambil dari ulangan blok semester ganjil. Teknik angket dan teknik observasi digunakan untuk mendapatkan data keaktifan siswa. Teknik tes digunakan untuk memperoleh data kemampuan kognitif Fisika siswa pada sub pokok bahasan Pemantulan Cahaya. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah anava dua jalan dengan isi sel tak sama pada taraf signifikasi 5%, kemudian dilanjutkan dengan uji lanjut anava yaitu komparasi ganda metode Scheffe. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Ada perbedaan pengaruh antara penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan tipe STAD terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa pada sub pokok bahasan Pemantulan Cahaya (FA= 4,50 > F0.05; 1.64 = 3,99). Dari Uji Komparasi ganda diperoleh hasil bahwa model pembelajaran kooperatif tipe NHT memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa pada sub pokok bahasan Pemantulan Cahaya daripada model pembelajaran kooperatif tipe STAD ( ), (2) Ada perbedaan pengaruh antara keaktifan siswa kategori tinggi dan rendah terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa pada sub pokok bahasan Pemantulan Cahaya (FB = 27.87 > F0.05; 1.64= 3,99). Dari uji komparasi ganda diperoleh hasil bahwa siswa yang mempunyai keaktifan kategori tinggi mempunyai kemampuan kognitif Fisika yang lebih baik daripada siswa yang memiliki keaktifan kategori rendah ( ), (3) Tidak ada interaksi pengaruh antara penggunaan model pembelajaran kooperatif dan keaktifan siswa terhadap kemampuan kognitif fisika siswa sub pokok bahasan Pemantulan Cahaya. (FAB= 2.40 < F0.05; 1.64 = 3,99). Jadi antara model pembelajaran kooperatif dan keaktifan siswa mempunyai pengaruh sendiri-sendiri terhadap kemampuan kognitif siswa pada sub pokok bahasan Pemantulan Cahaya.