Abstrak


Penerapan Model Pendekatan Bermain dengan Alat Modifikasi untuk Meningkatkan Penguasaan Tolak Peluru Gaya Ortodoks pada Siswa Kelas X-10 SMA Negeri 3 Surakarta Tahun 2009/2010


Oleh :
Puguh Rahmad Saputro - K5606045 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan penguasaan Tolak Peluru Gaya Ortodoks melalui pendekatan bermain pada siswa kelas X – 10 SMA Negeri 3 Surakarta tahun pelajaran 2009/2010. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sumber data penelitian ini adalah siswa kelas X – 10 SMA Negeri 3 Surakarta, tahun ajaran 2009 / 2010 berjumlah 32 orang yang terdiri atas 19 siswa putri dan 13 siswa putra. Teknik pengumpulan data dengan obeservasi dan penilaian penguasaan Tolak Peluru Gaya Ortodoks. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara deskriptif yang didasarkan pada analisis kuantitatif dengan prosentase. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan bahwa: pembelajaran dengan pendekatan bermain, dapat meningkatkan penguasaan Tolak Peluru Gaya Ortodoks pada siswa kelas X – 10 SMA Negeri 3 Surakarta. Dari hasil analisis yang diperoleh peningkatan yang signifikan dari siklus I dan siklus II. Penguasaan teknik dasar tolak seluru gaya ortodoks sebelum mendapatkan tindakan adalah 0 % tidak ada siswa yang menguasai teknik dasar tolak peluru dengan kategori tuntas. Pada siklus I penguasaaan teknik dasar tolak peluru gaya ortodoks siswa dalam kategori tuntas adalah 21,875% atau dengan jumlah siswa 7 orang, yang terdiri dari 4 siswa putra dan 3 siswa putri. Ketujuh siswa tersebut masih dengan hasil yang cukup. Pada siklus II terjadi peningkatan prosentase penguasaaan teknik tolak peluru gaya ortodoks siswa dalam kategori tuntas sebesar 90,625%, sedangkan siswa yang tuntas 29 siswa, yang terdiri dari 12 siswa putra dan 17 siswa putri. Sedangakan peningkatan hasil belajar tolak seluru gaya ortodoks sebelum mendapatkan tindakan adalah 19,875 % atau dengan jumlah siswa 7 orang, yang terdiri dari 4 siswa putra dan 3 siswa putri. Pada siklus I peningkatan hasil belajar tolak peluru gaya ortodoks siswa dalam kategori tuntas adalah 62,5% dengan jumlah siswa 20 orang, yang terdiri dari 11 siswa putra dan 9 siswa putri. Pada siklus II terjadi peningkatan prosentase hasil belajar tolak peluru gaya ortodoks siswa dalam kategori tuntas sebesar 90,625%, dengan jumlah siswa 29 orang, yang terdiri dari 12 siswa putra dan 17 siswa putri.