Abstrak


Kesantunan positif dalam film ayat-ayat cinta: studi pragmatik


Oleh :
Renita TriI Hesti - C.0203003 - Fak. Sastra dan Seni Rupa

Permasalahan dalam penelitian ini, yaitu (1) Bagaimana bentuk-bentuk ujaran yang mengekspresikan strategi-strategi kesantunan positif dalam tuturan Film AAC? dan (2) Bagaimana strategi kesantunan positif yang digunakan dalam tuturan para tokoh Film AAC? Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan bentuk-bentuk ujaran yang mengekspresikan strategi-strategi kesantunan positif dalam tuturan Film AAC dan (2) Mendeskripsikan strategi kesantunan positif yang digunakan dalam tuturan para tokoh Film AAC. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah percakapan dalam Film Ayat-ayat Cinta karya Hanung Bramantyo. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahap yaitu pendeskripsian data, klasifikasi, analisis, dan evaluasi. Teknik penarikan simpulan dengan cara induktif. Dari analisis data disimpulkan bahwa: 1) Bentuk ujaran yang mengekspresikan strategi-strategi kesantunan positif dalam film AAC adalah: a. Bentuk ujaran asertif digunakan strategi 3, strategi 5, dan strategi 7 kesantunan positif, yaitu mengintensifkan perhatian pendengar, mencari persetujuan, dan menunjukkan hal-hal yang mempunyai kesamaan dengan pendengar; b. Bentuk ujaran komisif digunakan strategi 10 dan strategi 15, yaitu memberikan penawaran/janji dan memberikan hadiah berupa barang, perhatian, simpati dan kerjasama kepada pendengar; c. Bentuk ujaran komisif digunakan strategi 2, strategi 4, strategi 8, strategi 9, strategi 11, strategi 13, dan strategi 14, yaitu membesar-besarkan ketertarikan kepada pendengar, menggunakan identitas kelompok, lelucon, mengungkapkan bahwa penutur memahami pendengar, menunjukkan keoptimisan, memberikan pertanyaan/meminta alasan, dan menunjukkan hubungan timbal-balik; 2) Jenis bentuk ujaran yang mengekspresikan strategi kesantunan positif yang ditemukan dalam film AAC adalah ujaran asertif menyatakan, asertif mengemukakan pendapat, komisif menawarkan, komisif menjanjikan, ekspresif mengucapkan selamat, ekspresif mengucapkan salam, ekspresif mengucapkan terimakasih, ekspresif memuji, dan ekspresif mengucapkan belasungkawa; 3) Strategi kesantunan positif yang digunakan dalam dialog Film AAC adalah 12 strategi kesantunan positif dan 3 strategi yang lain tidak digunakan. Strategi kesantunan positif yang digunakan adalah strategi 2, 3, 4, 5, 7, 8, 9, 10, 11, 13, 14, 15, secara berturut-turut adalah: membesar-besarkan ketertarikan kepada pendengar; mengintensifkan perhatian pendengar; menggunakan identitas kelompok; mencari persetujuan pendengar; menunjukkan hal-hal yang mempunyai kesamaan dengan pendengar; menggunakan lelucon; mengungkapkan bahwa penutur memahami pendengar; memberikan penawaran/janji; menunjukkan keoptimisan; memberikan pertanyaan/meminta alasan; menunjukkan hubungan timbal balik; dan memberikan hadiah berupa barang, perhatian, simpati, dan kerjasama kepada pendengar. Tiga strategi yang tidak ditemukan dalam dialog film AAC adalah strategi 1, strategi 6, dan strategi 12, secara berturut-turut adalah: memperhatikan kesukaan, keinginan, kebutuhan, barang-barang pendengar; menghindari ketidaksetujuan; dan melibatkan penutur dan pendengar dalam aktifitas.