Abstrak


Peranan Pustakawan Dalam Menumbuhkan Minat Baca Mahasiswa di Universitas Sebelas Maret Tahun 2010/2011


Oleh :
Anggun Rosella Fiar K.Z. - K7407163 - Fak. KIP

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Peranan pustakawan dalam menumbuhkan minat baca mahasiswa di Universitas Sebelas Maret Surakarta; (2) Hambatan-hambatan yang dihadapi pustakawan dalam menumbuhkan minat baca mahasiswa di Universitas Sebelas Maret Surakarta; (3) Usaha-usaha yang dilakukan pustakawan untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam menumbuhkan minat baca mahasiswa di Universitas Sebelas Maret Surakarta. Sesuai dengan tujuan penelitian tersebut, maka peneliti menggunakan metode deskriptif dengan bentuk kualitatif. Strategi penelitian ini menggunakan strategi tunggal terpancang. Dalam penelitian ini sumber data yang digunakan adalah informan, tempat dan peristiwa, arsip dan dokumen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penentuan sampel guna yang dijadikan sumber data dilakukan dengan cara Purposive Sampling dan Snowball Sampling. Validitas data yang dipakai dengan menggunakan trianggulasi data. Sedangkan analisis data menggunakan analisis data interaktif dengan tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data, dan penerikan kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Peranan pustakawan dalam menumbuhkan minat baca mahasiswa di Universitas Sebelas Maret Surakarta yaitu: (a) Pustakawan sebagai pengelola perpustakaan. (b) Pustakawan memberikan layanan dan informasi. (c) Pustakawan sebagai pendidik. (2) Hambatan-hambatan yang dihadapi pustakawan dalam menumbuhkan minat baca mahasiswa di Universitas Sebelas Maret Surakarta yaitu: (a) Dari segi Internal, antara lain: (i) Anggaran dana yang kurang mencukupi. (ii) Kurangnya kemempuan kerja pustakawan. (iii) Kurang lengkapnya ketersediaan koleksi bahan pustaka di perpustakaan. (b) Dari segi Eksternal, antara lain: (i) Rendahnya minat baca mahasiswa. (ii) Kemudahan mengakses internet diberbagai tempat. (3) Usaha-usaha yang dilakukan pustakawan untuk mengatasi hambatan tersebut yaitu: (a) Mengajukan dana tambahan ke pimpinan Universitas. (b) Mengikuti seminar atau pelatihan. (c) Menambah dan memperbaiki fasilitas perpustakaan seperti koleksi bahan pustaka, ruang bacayang nyaman, internet dan rental pengetikan gratis. (d) Mengadakan promosi.