Abstrak


Pengaruh Perokok Pasif terhadap Kejadian Dismenore Primer


Oleh :
Raisa Amini - G.0007135 - Fak. Kedokteran

ABSTRAK Tujuan Penelitian: Dismenore primer adalah gangguan ginekologis yang umum terjadi pada wanita usia reproduksi. Dismenore primer merupakan nyeri haid yang terjadi tanpa adanya kelainan panggul. Studi sebelumnya telah menemukan hubungan antara merokok dan prevalensi dismenore primer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti hubungan antara paparan asap tembakau lingkungan dan terjadinya dismenore primer pada wanita. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik, dengan pendekatan kohor retrospektif dan teknik sampling paparan tetap. Peneliti melakukan wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan informasi. Penelitian dilaksanakan di 3 kecamatan kota Surakarta, yakni Kecamatan Jebres, Lawean dan Pasar Kliwon. Sebanyak 120 orang wanita berpartisipasi dalam penelitian ini, dibagi menjadi 60 perempuan perokok pasif dan 60 wanita non perokok. Data dianalisis dengan SPSS 17,0 untuk Windows. Hasil Penelitian: Hasil dari penelitian ini menunjukkan prevalensi dismenore primer yang lebih rendah (p kurang dari 0.001) pada kelompok wanita tidak terpapar dibandingkan pada kelompok wanita yang terpapar. Pada kalangan wanita yang tidak terpapar asap rokok, 33,3% diantaranya mengalami dismenore primer, sedangkan pada kalangan wanita yang terpapar asap rokok, 91,7% diantaranya mengalami dismenore primer. Hasil Kai Kuadrat (X2) pada penelitian ini ialah 43,556 (p.0.05). Diantara siklus paparan asap tembakau lingkungan, terdapat hubungan dosis-respon yang positif dan signifikan antara paparan asap tembakau dan peningkatan kejadian dismenore di dalam studi kohor ini. Simpulan Penelitian: Berdasarkan data ini, terdapat perbedaan yang signifikan dalam tingkat insiden dismenore primer antara wanita yang merokok pasif dan wanita yang tidak merokok. Dengan rasio odds 23 yang berarti bahwa wanita perokok pasif memiliki risiko 23 kali lebih besar untuk menderita dismenore primer dibanding dengan wanita bukan perokok. Kata kunci : Dismenore primer – perokok pasif