Abstrak


Perbedaan Status Gizi Dan Perkembangan Antara Anak Balita Dari Orang Tua Lengkap Dengan Orang Tua Bercerai


Oleh :
Yusuf Alam Romadhon - S520908013 - Pascasarjana

Secara global mulai bertambah jumlah anak yang dibesarkan oleh orang tua yang bercerai. Di Amerika lebih dari 1 juta anak mengalami peristiwa perceraian orang tua mereka. Di Indonesia data anak yang mengalami peristiwa perceraian orang tua belum ada, laju angka perceraian meningkat 10 kali lipat dalam sepuluh tahun terakhir. Sejauh ini masih terbatas jumlah penelitian yang mengkaji perbedaan status gizi dan perkembangan antara anak balita dari kelompok orangtua bercerai dengan kelompok orang tua lengkap. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan comparative study. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah pada bulan Januari 2011 sampai dengan Februari 2011. Populasi penelitian adalah anak balita yang menjadi anggota posyandu di wilayah kerja Puskesmas Kartasura Sukoharjo, sebanyak 10.165 anak balita (N) yang tersebar di duabelas desa. Sampel sebanyak 58 anak balita (n) terdiri dari 29 anak balita dari kelompok orang tua bercerai dan 29 anak balita dari orang tua lengkap. Data dianalisis menggunakan software SPSS versi 16, analisis perbedaan dengan memakai Mann Whitney untuk variabel pendapatan orang tua (non parametrik), memakai uji t untuk variabel status gizi berat badan (BB/U), status tinggi badan (TB/U), status perkembangan umum, perkembangan personal sosial, status perkembangan motorik halus, status perkembangan bahasa, dan status perkembangan motorik kasar (parametrik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan signifikan terdapat pada status gizi berat badan (BB/U) [p = 0,014], status perkembangan umum [p = 0,011], status perkembangan personal sosial [p = 0,007], status perkembangan motorik halus [p = 0,044], status perkembangan bahasa [p = 0,016], dan pendapatan keluarga dibanding UMK [p = 0,001].