Abstrak


Penerapan Model Pembelajaran Direct Instruction (Di) Sebagai Upaya Peningkatan Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Kelas Xi Ips 4 Sma N 4 Surakarta Tahun Pelajaran 2009/2010


Oleh :
Arinda Retnani Anggai - K7406049 - Fak. KIP

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar akuntansi siswa kelas XI IPS 4 SMA N 4 Surakarta tapel 2009/2010 melalui penerapan model pembelajaran Direct Instruction (DI). Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas dengan strategi siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 4 SMA N 4 Surakarta yang berjumlah 34 siswa. Obyek penelitian adalah berbagai kegiatan yang terjadi di dalam kelas selama berlangsungnya proses pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan dengan kolaborasi antara peneliti, guru kelas dan melibatkan partisipasi siswa. Sumber data yang digunakan dalam penelitian tindakan ini adalah informan, tempat/lokasi, peristiwa, dokumen dan arsip. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Prosedur penelitian meliputi tahap: (1) identifikasi masalah, (2) persiapan, (3) penyusunan rencana tindakan, (4) implementasi tindakan, (5) pengamatan, dan (6) penyusunan laporan. Proses penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan interpretasi, dan (4) analisis dan refleksi. Setiap siklus dilaksanakan dalam 3 dan 2 kali pertemuan, alokasi waktu masing-masing pertemuan 5 x 45 menit dan 3 x 45 menit. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kualitas pembelajaran akuntansi (baik proses maupun hasil) melalui penerapan model pembelajaran Direct Instruction. Hal tersebut terefleksi dari beberapa indikator sebagai berikut: (1) keaktifan siswa dalam mengajukan pertanyaan atau ide selama proses belajar mengajar yaitu sebanyak 23 siswa (67,65%) pada siklus I menjadi 26 siswa (73,53%) pada siklus II. (2) Keaktifan siswa dalam menjawab pertanyaan selama kegiatan belajar mengajar berlangsung yaitu 24 siswa (70,59%) pada siklus I menjadi 28 siswa (82,35%) pada siklus II. (3) Keaktifan siswa dalam mendemonstrasikan tugas ke depan kelas yaitu 23 siswa (67,65%) pada siklus I menjadi 25 siswa (76,47%) pada siklus II. (4) Nilai rata-rata kelas pada observasi awal adalah 72,06, meningkat menjadi 80 di siklus I dan 86,62 di siklus II. Pada siklus I nilai rata-rata kelas 80, sebanyak 29 siswa (85,3%) mendapat nilai di atas 68 dari 80% target yang direncanakan. Pada siklus II nilai rata-rata kelas 86,62 sehingga terjadi peningkatan dibanding siklus I. Sebanyak 34 siswa (100%) sudah mencapai nilai di atas 68 dari 80% target yang direncanakan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran Direct Instruction dapat meningkatkan prestasi pembelajaran akuntansi baik dari segi proses maupun hasil.