Abstrak


Perbedaan Peningkatan Pengetahuan Dan Sikap Wanita Tentang Menopause, Antara Cara Belajar Aktif Diskusi Kelompok Dengan Leaflet, Dibanding Metode Ceramah Dengan Leaflet Di Kompleks Solobaru


Oleh :
Debby Syullelu Diyeni - S540209005 - Sekolah Pascasarjana

Pesatnya kemajuan ilmu dan teknologi termasuk bidang kesehatan, berdampak pada tingginya usia harapan hidup. Hal ini menyebabkan terjadinya peningkatan jumlah wanita usia diatas 40 tahun, dimana diusia tersebut sering muncul gejala menopause yang mengganggu kualitas hidup wanita. Informasi yang benar tentang menopause terbukti mengurangi derajat gejala menopause. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui adakah perbedaan antara cara belajar aktif diskusi kelompok dengan leaflet dan metode ceramah dengan leaflet dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap wanita tentang menopause. Jenis penelitian adalah kuasi eksperimen, dengan pemberian pretest dan postest pada ketiga kelompok penelitian. Penelitian dilakukan di Kompleks Solobaru dengan sampel semua wanita anggota arisan Ikatan Warga solobaru (IWSB) berusia 25-40 tahun (49 orang), dibagi dalam tiga kelompok secara acak. Data diambil dengan kuesioner, diuji dengan Analysis Of Varians (ANOVA), dilanjutkan Post Hoc Test untuk melihat perbedaan antara kelompok eksperimen, pembanding maupun kontrol. Hasil penelitian, CBA diskusi kelompok dengan leaflet lebih baik dibanding metode ceramah dengan leaflet dalam meningkatkan pengetahuan wanita tentang menopause. Hal ini dapat dilihat dari mean pada CBA diskusi kelompok (23,0000) yang lebih tinggi dibanding metode ceramah (20,8235) dengan P = 0,000 (P<0,05). Ini juga terjadi pada variabel sikap, dimana mean kelompok eksperimen = 57,0588 dan kelompok pembanding = 54,2941. ( F = 50,329 dan Sig = 0,000 (P<0,05). Jadi kesimpulannya adalah Cara Belajar Aktif (CBA) diskusi kelompok dengan leaflet lebih baik dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap wanita tentang menopause dibanding metode ceramah dengan leaflet. Karena itu disarankan untuk menggunakan (CBA) diakusi kelompok dalam memberikan pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan maupun sikap