Abstrak


Strategi Pengembangan Produksi Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) di Kabupaten Sukoharjo (Studi Kasus pada KUB “Pemuda Tani Sukoharjo” di Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo)


Oleh :
Joko Adiyanto - H0306067 - Fak. Pertanian

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan alternatif - alternatif strategi pengembangan, dan menganalisis prioritas strategi pengembangan dalam rangka pengembangan produksi buah naga merah pada KUB Pemuda Tani Sukoharjo, di Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo. Metode dasar penelitian ini adalah deskriptif analisis dan dilaksanakan dengan teknik survei. Metode penentuan lokasi penelitian dan penentuan rseponden secara purposive. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan pencatatan. Metode analisis yang digunakan Analisis Usahatani untuk mengetahui keragaan usahatani, Analisis Faktor Internal dan Eksternal melalui matriks SWOT dan QSP untuk menganalisis alternatif dan prioritas strategi pengembangan produksi buah naga merah KUB Pemuda Tani Sukoharjo. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) alternatif strategi pengembangan meliputi : a. Melakukan manajemen dana pinjaman dari KUB PTS dan adopsi teknologi peningkatan produksi guna mendukung peningkatan hasil buah naga merah; b. Menjaga hubungan dengan mitra bisnis dan penyedia saprodi serta pemanfaatan sumber daya alam yang ada untuk menunjang perluasan lahan budidaya dengan dukungan dari pemerintah; c. Optimalisasi pemberdayaan dan pelatihan, peningkatan fungsi kontrol, serta perbaikan sarana dan prasarana lokasi budidaya; d. Membentuk tim pengendalian teknis serta peningkatan pemasaran hasil produk olahan buah naga merah melalui promosi produk unggulan spesifik lokasi disertai dengan koordinasi antara instansi yang terkait dalam rangka permodalan dan pengembangan pasar produk olahan buah naga merah; e. Menjaga hubungan baik antar petani dalam urusan permodalan, teknis budidaya dan penjualan hasil produksi, dan memberikan pendampingan teknis budidaya yang menguntungkan agar petani semakin percaya; f. KUB-PTS sudah saatnya memanfaatkan informasi untuk mengetahui teknologi modern dalam budidaya dan promosi keunggulan buah naga merah; g. Meningkatkan kualitas sumber daya petani secara teknis maupun non teknis melalui kegiatan pembinaan rutin untuk memaksimalkan dan menjaga kontinuitas produksi serta daya saing buah naga merah; g. Menjalin kerjasama dengan masyarakat sekitar dalam rangka menjaga keharmonisan dan menambah kesempatan kerja. (2) prioritas strategi pengembangan dari yang tertinggi nilainya adalah : strategi (g) dengan nilai 5,33; strategi (b) dengan nilai 4,56; dan terendah adalah strategi (a) dengan nilai 3,67.