Abstrak


Polimorfisme Escherichia coli penghasil extended-spectrum beta-lactamases (ESBLs) pada pemotongan dengan enzim restriksi EcoRI


Oleh :
Andhika Trisna Putra - G0006002 - Fak. Kedokteran

Escherichia coli dilaporkan telah banyak resisten terhadap antibiotika golongan beta laktam terutama cephalosporin generasi ketiga, hal ini disebabkan akibat penggunaan antibiotika yang tidak rasional. Salah satu penyebab resistensi bakteri adalah akibat mutasi genom. Mutasi bakteri dapat diidentifikasi secara biomolekuler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui polimorfisme Escherichia coli penghasil Extended-Spectrum Beta-Lactamases (ESBLs) pada pemotongan dengan Enzim restriksi EcoRI. Penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil dari pasien yang dirawat di Poli Bedah, Bangsal Melati 3, Paviliun Cendana dan ruang perawatan intensif perinatal (PICU) RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Semua sampel diambil dari spesimen urin. Sampel yang teridentifikasi sebagai Escherichia coli penghasil ESBLs kemudian dilakukan ekstraksi DNA dan dilanjutkan dengan reaksi restriksi menggunakan enzim EcoRI. Hasil pemotongan kemudian dielektroforesis dengan gel agarosa 0,5% dan hasil akhir disajikan dalam bentuk foto. Hasil elektroforesis menunjukkan gambaran pita DNA yang berbeda dari kelima sampel yang ada. Pada sampel pertama didapatkan satu buah pita DNA dengan panjang sekitar 1.750 bp. Sampel kedua didapatkan dua buah pita, pita pertama dengan panjang 3.000 bp sedangkan pita kedua dengan panjang 1.500 bp. Sampel ketiga didapatkan satu buah pita DNA dengan panjang sekitar 4.000 bp. Sampel keempat didapatkan tiga buah pita, pita pertama dengan panjang 2.000 bp, pita kedua dengan panjang sekitar 1.500 bp dan pita ketiga dengan panjang sekitar 1.400 bp. Sampel kelima yang merupakan kuman Escherichia coli standar didapatkan satu buah pita DNA yaitu dengan panjang sekitar 4.000 bp. Escherichia coli was reported resistant to beta lactam antibiotic especially third generation cephalosporin, it was caused by irrational use of antibiotics. One the cause of bacterial resistance to antibiotics was a result of genome mutation. Bacterial mutations can be identified by biomolecular study. This study aims to elucidate polymorphism Escherichia coli producing Extended-Spectrum Beta-Lactamases (ESBLs) in the digestion with EcoRI restriction enzyme. This is descriptive observasional research with cross sectional approach. Samples were obtained from patient who was cared in polyclinic surgery, 3rd Melati ward, Cendana Pavilion and Perinatal Intensive Care Unit (PICU) installation room in Dr. Moewardi Hospital Surakarta. All samples were obtained from urine specimens. Samples were identified as Escherichia coli producing ESBLs were subjected to be DNA isolated and then followed by restriction reaction with EcoRI restriction enzyme. The result of the digestion was electrofored with agarose gel 0,5% and the final result was displayed in photos. The electroforesis result shows different DNA bands of five samples. In the first sample showed a single DNA band with a length of approximately 1.750 bp. The second sample showed two bands, the first with a long ribbon 3.000 bp while the second band with 1.500 bp long. The third sample showed a single band of DNA with a length of approximately 4.000 bp. The fourth sample showed three bands, the first band with 2.000 bp long, the second with long ribbons of about 1.500 bp and the third band around 1.400 bp in length. The fifth sample, which is the standard Escherichia coli bacteria has one DNA band of approximately 4.000 bp in length. The conclusion demonstrated polymorphism of Escherichia coli producing Extended-Spectrum Beta-Lactamases (ESBLs) in digestion with EcoRI restriction enzyme.