Abstrak


Pelanggaran Prinsip Kesopanan Pada Rubrik Pojok Dalam Koran Joglosemar (Sebuah Kajian Pragmatik)


Oleh :
Arifin - C.0204010 - Fak. Sastra dan Seni Rupa

Perumusan masalah dalam penelitian ini meliputi (1) Bagaimanakah bentuk pelanggaran prinsip kesopanan yang terdapat pada rubrik Pojok dalam koran Joglosemar?, (2) Bagaimanakah makna implikatur yang ditimbulkan dari pelanggaran prinsip kesopanan yang terdapat pada rubrik Pojok dalam koran Joglosemar?. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan bentuk pelanggaran prinsip kesopanan yang terdapat pada rubrik Pojok dalam koran Joglosemar dan (2) mendeskripsikan makna implikatur yang ditimbulkan dari pelanggaran prinsip kesopanan pada rubrik Pojok dalam koran Joglosemar. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode padan pragmatik. Teknik pengambilan data berupa teknik pustaka, teknik simak, dan teknik catat. Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa terdapat empat bentuk pelanggaran prinsip kesopanan yang terdapat pada rubrik Pojok dalam koran Joglosemar edisi April, Mei dan Juni tahun 2008. Pelanggaran itu meliputi pelanggaran maksim kebijaksanaan, pelanggaran maksim penerimaan, pelanggaran maksim kecocokan, dan pelanggaran maksim kesimpatian. Pelanggaran prinsip kesopanan tersebut terjadi karena adanya tuturan yang kurang sopan antara penutur dan mitra tutur. Komunikasi menjadi kurang bernilai apabila penutur dan mitra tutur tidak memiliki pemahaman terhadap nilai-nilai bahasa yang baik. Implikatur yang terdapat pada pelanggaran prinsip kesopanan pada rubrik Pojok koran Joglosemar merupakan bentuk implikaur konvensional. Karena Implikatur konvensional tidak harus terjadi dalam percakapan, dan tidak bergantung pada konteks khusus untuk menginterpretasikannya. Implikatur ini secara umum mudah diterima oleh masyarakat.