Abstrak


Hubungan Keaktifan Kunjungan Ibu Ke Posyandu Dengan Status Gizi Balita Di Puskesmas Pembantu Gandekan Kelurahan Gandekan


Oleh :
Luluk Fajria Maulida - R0107034 - Fak. MIPA

Latar Belakang: Kasus kurang gizi dan gizi buruk terkadang sulit ditemukan di masyarakat salah satu penyebabnya adalah karena ibu tidak membawa anaknya ke pusat pelayanan kesehatan. Akibatnya bermunculan berbagai kasus kesehatan masyarakat bermula dari kekurangan gizi yang terlambat terdeteksi pada banyak balita seperti diare, anemia pada anak, dan lain-lain. Tujuan dari penelitian ini mengetahui hubungan keaktifan kunjungan ibu ke posyandu dengan status gizi balita dilihat dari indeks BB/U, TB/U dan BB/TB. Metode Penelitian: Penelitian observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah ibu beserta balita berumur 24-60 bulan sejumlah 86 orang. Teknik pengambilan sampel dengan stratified random sampling. Uji statistik menggunakan uji Chi Square yang diolah dengan SPSS 17.00 Hasil Penelitian: Status gizi balita ibu yang aktif ke posyandu, dilihat dari BB/U berstatus gizi normal. Dari TB/U dan BB/TB ada 1 anak berstatus gizi kurang. Ibu tidak aktif ke posyandu dari BB/U ada 6 anak berstatus gizi kurang. Dari TB/U ada 20 anak berstatus gizi kurang dan 2 anak berstatus gizi lebih. Dari BB/TB ada 5 anak berstatus gizi kurang dan 7 anak berstatus gizi lebih. Hasil analisis Chi Square indeks BB/U (p = 0,026), TB/U (p=0,000), BB/TB (p= 0,003), dan P (sig.2-tailed) < 0,05. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara keaktifan kunjungan ibu ke posyandu dengan status gizi balita di Puskesmas Pembantu Gandekan Kelurahan Gandekan.