Abstrak


Analisis Faktor - Faktor Yang Menguji Sisa Hasil Usaha Koperasi Pegawai Republik Indonesia (Kpri) Kabupaten Sragen


Oleh :
Rahmad Prasetya Utama - F1107018 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

Negara Indonesia pelaku ekonomi dibagi menjadi tiga sektor yaitu pemerintah, swasta, dan koperasi. Dibawah arus rasionalisasi subsidi dan indepedensi perbankan ternyata koperasi mampu menyumbang sepertiga pasar kredit mikro di tanah air yang sangat dibutuhkan masyarakat luas. Dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Dinas Perindutrrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (DINPERINDAGKOP DAN UMKM) Kabupaten Sragen, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sragen, serta beberapa studi pustaka yang berhubungan dengan penelitian ini. Alat yang digunakan untuk menganalisis Faktor-Faktor Yang Menguji Sisa Hasil Usaha Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Kabupaten Sragen adalah model Regresi Linier Berganda dengan menggunakan metode OLS (Ordinary Least Squares). Proses pengujian yang digunakan adalah Uji Statistik dan Uji Asumsi Klasik. Uji statistik yang meliputi uji t, uji F, uji R2 yang dilanjutkan dengan Uji Asumsi Klasik yang terdiri dari Uji Multikolinieritas, Uji Autokorelasi dan Uji Homoskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji statistik variables modal sendiri, modal luar, volume usaha, bidang usaha. berpengaruh secara nyata terhadap sisa hasil usaha koperasi. Sesangkan variabel jumlah anggota, bidang usaha yang tidak berpengaruh terhadap sisa hasil usaha koperasi. Hasil uji asumsi klasik, menunjukkan bahwa tidak terjadi gangguan multikolinieritas, gangguan Autokorelasi dan gangguan Homoskedastisitas. Dilihat dari hasil analisis data yang telah dilakukan disarankan untuk koperasi yang dengan modal sendiri dan modal luar sedikit untuk ditingkatkan lagi supaya sisa hasil usaha koperasi meningkat. Koperasi yang memiliki jumlah anggota dengan partisipasi yang sedikit, disarankan untuk lebih ditingkatkan lagi karena keuntungan koperasi bukan bergantung pada banyak sedikitnya jumlah anggota melainkan partisipasi anggotanya. Sedangkan koperasi yang memiliki volume usaha sedikit, diharapkan dapat Peningkatan volume usaha yaitu dengan efisiensi terhadap biaya usaha, yaitu harga pokok penjualan, biaya penjualan dan biaya umum, khususnya biaya-biaya yang muncul dari unit usaha. dan untuk bidang usaha yaitu dengan memaksimalkan partisipasi anggota terhadap koperasi dengan memilih bidang usaha yang banyak dibutuhkan oleh anggota koperasi. kata kunci : Sisa Hasil Usaha, modal sendiri, modal luar, jumlah anggota, volume usaha, Bidang usaha