Abstrak


Pengaruh Perlakuan Alkali, Fraksi Volume Serat, Dan Panjang Serat Terhadap Kekuatan Tarik Skin Komposit Sandwich Berbahan Dasar Serat Tebu.


Oleh :
Mita Asih Yuniarti - I.1307044 - Fak. Teknik

Industri perkayuan di Indonesia memiliki kapasitas produksi sangat tinggi sementara ketersediaan kayu sebagai bahan baku bangunan terus menurun. Serat tebu dapat menjadi bahan baku alternatif pengganti kayu karena keberadaannya di Indonesia yang cukup melimpah pada tahun 2009 produksi tebu di Indonesia berjumlah 2.849.769 ton dan terus meningkat sampai sekarang. Penelitian ini bertujuan ini untuk mengetahui pengaruh faktor perlakuan alkali, fraksi volume serat, dan panjang serat serta interaksi antar faktor tersebut terhadap kekuatan tarik skin komposit sandwich berbahan dasar serat tebu. Desain eksperimen yang digunakan adalah eksperimen faktorial, dengan teknik pengolahan data factorial completely randomized design experiment yang mana terdapat tiga faktor yang diuji yaitu, faktor perlakuan alkali (tanpa perlakuan, 30 menit, dan 60 menit perendaman dengan 5 % NaOH), fraksi volume serat (20 %, 30%, dan 40%), dan panjang serat (20 mm, 40 mm, dan 60 mm). Hasil penelitian diperoleh bahwa masing-masing faktor dan interaksi antar faktor tersebut berpengaruh terhadap kekuatan tarik skin komposit sandwich berbahan dasar serat tebu, dengan nilai tarik tertinggi sebesar 274,278 kgf/cm2 untuk komposit dengan perlakuan alkali selama 30 menit, fraksi volume serat 40 %, dan panjang serat 60 mm. Nilai tersebut telah memenuhi standar minimal kekuatan tarik papan serat menurut SNI 01-4449-2006.