Abstrak


Hubungan Kebutuhan Berprestasi, Kebutuhan Afiliasi Dan Kebutuhan Kekuasaan Dengan Kecenderungan Membentuk Geng Pada Remaja


Oleh :
Mega Indriaty Karendra - G.0106064 - Fak. Kedokteran

Remaja dalam tahap perkembangan adalah masa peralihan dari masa anakanak menuju masa dewasa yang ditandai dengan meluasnya pergaulan remaja yang mengarah pada sikap konformitas. Pergaulan remaja yang semakin luas dengan terbentuknya kelompok teman sebaya yang lebih sering disebut dengan geng. Pembentukan geng merupakan salah satu cara yang dilakukan oleh remaja untuk memenuhi kebutuhan remaja. Dari sekian banyak kebutuhan yang dimiliki oleh remaja, kebutuhan yang dimaksud adalah kebutuhan berprestasi, kebutuhan afiliasi dan kebutuhan berkuasa yang dipenuhi selama remaja di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebutuhan berprestasi, kebutuhan afiliasi dan kebutuhan berkuasa dengan kecenderungan membentuk geng pada remaja. Populasi dari penelitian ini berusia antara 15-18 tahun dan merupakan siswa SMA Negeri 3 Surakarta. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Pengambilan data menggunakan Skala Kebutuhan Berprestasi (indeks daya beda aitem = 0,320-0,721dan reliabilitas = 0,833), Skala Kebutuhan Afiliasi (indeks daya beda = 0,307-0,559 dan reliabilitas = 0,773), Skala Kebutuhan Berkuasa (indeks daya beda = 0,331-0,598 dan reliabilitas = 0,715) dan Skala Kecenderungan Membentuk Geng (indeks daya beda = 0,408-0,839 dan reliabilitas = 0,884). Hasil analisis data dengan mengunakan regresi berganda menunjukkan nilai R sebesar 0,509 dan Fhitung sebesar 21,061 dengan nilai signifikansi (p) sebesar 0,000 (p<0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kebutuhan berprestasi, kebutuhan afiliasi dan kebutuhan berkuasa dengan kecenderungan membentuk geng pada remaja. Secara parsial, kebutuhan berprestasi memiliki hubungan negatif yang tidak signifikan dengan kecenderungan membentuk geng ditunjukkan oleh nilai korelasi sebesar -0,110 dan sig. 0,140 (p>0,05). Kebutuhan afiliasi memiliki hubungan positif signifikan dengan kecenderungan membentuk geng dengan nilai korelasi sebesar 0,423 dan sig. 0,00 (p<0,05). Kebutuhan berkuasa memiliki hubungan positif signifikan dengan kecenderungan membentuk geng dengan nilai korelasi sebesar 0,214 dan sig. 0,004 (p<0,05).