Abstrak


Perancangan Konseptual Sistem Informasi Eksekutif Bidang Akademik Dan Kemahasiswaan Di Universitas Sebelas Maret Menggunakan Metode Wetherbe’s Approach


Oleh :
Utami Sri Sundari - I.0307072 - Fak. Teknik

Sistem Informasi Eksekutif (SIE) merupakan sistem berbasis komputer yang terintegrasi dan melayani kebutuhan informasi bagi para eksekutif (pimpinan), serta didukung oleh penyajian berbasis grafis dan kapabilitas drill-down. Saat ini sistem informasi (SI) di Universitas Sebelas Maret, khususnya SI bidang akademik dan bidang kemahasiswaan belum terintegrasi dan belum melayani kebutuhan informasi para eksekutif tetapi SI tersebut lebih fokus dalam menunjang kebutuhan operasional. Hal tersebut terlihat dalam hasil observasi yang menunjukkan laporan eksekutif lebih banyak disajikan dalam bentuk kertas kerja. Idealnya, kebutuhan informasi tersebut disajikan dalam bentuk SIE yang dapat memberikan informasi kepada eksekutif secara real time untuk menunjang pengambilan keputusan oleh eksekutif khususnya bidang akademik dan kemahasiswaan UNS. Penelitian ini menentukan kebutuhan informasi eksekutif dalam kerangka konseptual, menggunakan metode Wetherbe’s Approach dengan wawancara terstruktur kepada eksekutif sesuai Business System Planning (BSP). Tahap-tahap dalam membangun kebutuhan informasi eksekutif adalah identifikasi kelompok pengguna dan existing information system, identifikasi kebutuhan informasi eksternal dan internal bagi eksekutif dan management report, identifikasi matrik akses informasi, menyusun kerangka konseptual SIE, dan membangun desain antarmuka SIE . Hasil identifikasi kebutuhan informasi eksekutif menghasilkan 52 kebutuhan internal dan 8 kebutuhan eksternal bidang akademik serta 35 kebutuhan internal dan 6 kebutuhan eksternal bidang kemahasiswaan. Hasil identifikasi kebutuhan informasi internal menunjukkan hanya 15% kebutuhan informasi internal eksekutif bidang akademik dan 17% kebutuhan informasi internal eksekutif bidang kemahasiswaan yang terdapat pada existing information system. Hasil identifikasi kebutuhan informasi eksternal menunjukkan bahwa semua kebutuhan eksternal yang diperlukan eksekutif belum dapat dipenuhi oleh existing information system. Desain antarmuka dirancang dengan Visual Basic 6.