Abstrak


Hubungan Pemaafan (Forgiveness) Dengan Kecemasan Pada Mahasiswa Program Studi Psikologi Semester Vi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta


Oleh :
Maryanti - G.0104054 - Fak. Kedokteran

Kecemasan adalah suatu perasaan yang tidak menyenangkan yang muncul sebagai suatu respon terhadap ancaman kegagalan, tekanan perasaan, konflik-konflik ketegangan yang ditandai dengan adanya kekhawatiran atau rasa takut disertai tanda somatik, fisiologik, biokimiawi dan perilaku spesifik namun kepribadian masih tetap utuh, perilaku dapat terganggu tetapi masih dalam batas normal. Berdasarkan survey awal didapatkan 70% mahasiswa semester VI Program Studi Psikologi FK UNS mengalami cemas. Kecemasan mahasiswa terjadi karena adanya tuntutan dan harapan untuk tetap berprestasi yang dapat menimbulkan tekanan emosi. Selain itu dalam berinteraksi dengan individu lain (teman, dosen, orang tua dan masyarakat) dapat terjadi suatu konflik. Kecemasan mempengaruhi hasil belajar mahasiswa, karena kecemasan cenderung menghasilkan kebingungan dan distorsi persepsi. Kecemasan muncul ketika individu tidak mampu mengatasi kondisi internal dalam konteks hubungan interpersonal. Dalam hal ini pemaafan merupakan upaya untuk mengatasi kondisi internal tersebut. Mahasiswa dengan kecemasan yang tinggi biasanya memiliki pemaafan yang rendah. Namun apabila mahasiswa memiliki pemaafan yang tinggi maka kecemasan dapat berkurang. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui hubungan pemaafan (forgiveness) dengan kecemasan pada mahasiswa Program Studi Psikologi semester VI Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional analitik deskritif, dengan variabel bebas pemaafan (forgiveness) dan variabel tergantung kecemasan. Penelitian ini disebut studi populasi karena peneliti menggunakan populasi sebagai sampel yaitu seluruh mahasiswa Psikologi semester VI yang berjumlah 64. Tehnik Pengambilan data pada variabel pemaafan (forgiveness) dengan skala pemaafan (forgiveness) sedangkan variabel kecemasan dengan Taylor Manifest Anxiety Scale (TMAS). Metode análisis data yang digunakan adalah korelasi product moment pearson dengan bantuan komputer program SPSS for MS Windows versi 16. Pada hasil analisis uji hipotesis diperoleh nilai rxy =-0,452; sig = 0,000 dan α < 0,05). Arah hubungan antara dua variabel adalah negatif karena nilai r (-) dimana semakin tinggi pemaafan (forgiveness) maka semakin rendah kecemasan begitu sebaliknya. Adapun sumbangan efektif pemaafan terhadap kecemasan sebesar 20,4%.