Abstrak


Analisis Efektivitas Halte Angkutan Umum Kota Surakarta Tahun 2010


Oleh :
Siti Nur Muslihah - K5405033 - Fak. KIP

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif spasial. Satuan analisisnya adalah halte angkutan umum yang terdapat pada jalan arteri dan jalan kolektor. Pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumentasi untuk mengetahui jumlah halte yang terdapat di Kota Surakarta, observasi lapangan untuk memperoleh data kondisi halte, pemenuhan kriteria halte, penempatan halte di jalan raya dan penumpang yang naik dan turun di halte. Kuesioner untuk memperoleh data persepsi penumpang tentang halte. Wawancara dilakukan dengan pengemudi angkutan umum dan kondektur angkutan umum untuk mengetahui persepsi pengemudi dan kondektur. Teknik sampling yang digunakan adalah convenience sampling yaitu pengambilan sampel responden berdasarkan kemudahan untuk mendapatkan data. Teknik analisis faktor penentu efektivitas halte adalah dengan deskriptif spasial dengan luaran berupa Peta Kondisi Halte, Peta Pemenuhan Kriteria Lokasi Halte, Peta Penempatan Halte Terhadap Ruang Lalu Lintas. Analisis efektivitas halte dengan scoring tiap indikator penentu efektivitas halte dengan luaran berupa Peta Efektivitas Halte Angkutan Umum. Rekomendasi pembangunan dan pemindahan lokasi halte berpedoman pada ketentuan dari Dinas Perhubungan dengan luaran berupa Peta Rekomendasi Penempatan Halte Angkutan Umum. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : (1) Sebaran halte angkutan umum di Kota Surakarta belum merata. Penempatannya terkonsentrasi pada jalan arteri yaitu sebanyak 21 halte dan jalan kolektor sebanyak 9 halte. Jumlah keseluruhan halte adalah 30 halte. (2) Hasil pengukuran Efektivitas halte angkutan umum sebagai berikut sebanyak 15 halte (50%) termasuk efektivitas tinggi, 11 halte (37%) termasuk efektivitas sedang dan 4 halte (13%) termasuk efektivitas rendah.