Abstrak


Analisis Produktivitas Pekerja Konstruksi Antara Kerja Normal Dan Kerja Lembur Productivity Analysis Of Construction Workers Between Normal Working Hours And Overtime


Oleh :
Nyaka Maga Andriananta - I.1108522 - Fak. Teknik

NYAKA MAGA ANDRIANANTA, 2011. Analisis Produktivitas Pekerja Kontruksi Antara Kerja Normal Dan Kerja Lembur, Skripsi, Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Proyek konstruksi adalah kegiatan yang dilakukan dengan rangkaian kegiatan yang panjang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan tahapan akhir didukung dengan adanya sumber daya manusia. Untuk mendapatkan hasil pekerjaan yang maksimal maka harus ditunjang juga dengan produktivitas pekerja yang maksimal.Pada dasarnya produktivitas dari tenaga kerja dapat naik, jika tenaga kerja tersebut mampu menguasai tugas/pekerjaan yang telah diterimanya. Apabila seseorang atau sekelompok orang yang terorganisir melakukan pekerjaan yang identik berulang-ulang, maka dapat diharapakan akan terjadi suatu pengurangan jam per tenaga kerja atau biaya untuk menyelesaikan pekerjaan berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas antara kerja normal dan kerja lembur. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisis diskripsi. Menghitung produktivitas dengan penelitian di lapangan mengenai volume, produktivitas tenaga kerja dan upah tenaga kerja. Dari hasil penelitian ini didapatkan suatu hasil bahwa pada jam normal dapat disimpulkan bahwa jika produktivitas tukang tinggi maka akan dihasilkan nilai indeks produktivitas tukang tinggi, dan pada jam lembur dapat disimpulkan bahwa jika produktivitas tukangnya tinggi maka nilai indeks produktivitas yang dihasilkan akan meningkat. Sedangkan untuk indeks biaya tukang jam normal untuk pekerjaan plesteran pada proyek kanopy didapat hasil Rp 5.196,43 /m2 untuk proyek perumahan didapat hasil Rp 4.178,58 /m2,sedangkan jam lembur proyek kanopy didapat hasil Rp 6.175,00 /m2 untuk proyek perumahan didapat hasil Rp 5.265,00 /m2. Untuk indeks biaya tukang jam normal untuk pekerjaan sponengan pada proyek kanopy didapat hasil Rp 4.446,43 /m untuk proyek perumahan didapat hasil Rp 4.232,15 /m,sedangkan jam lembur proyek kanopy didapat hasil Rp 5.525,00 /m untuk proyek perumahan didapat hasil Rp 5.200,00 /m. Untuk indeks biaya tukang jam normal untuk pekerjaan pengecatan pada proyek kanopy didapat hasil Rp 4.339,29 /m2 untuk proyek perumahan didapat hasil Rp 4.232,15 /m2,sedangkan jam lembur proyek kanopy didapat hasil Rp 5.200,00 /m2 untuk proyek perumahan didapat hasil Rp 5.135,00 /m2. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa indeks biaya meningkat pada waktu jam lembur dibandingkan pada jam normal. Kata kunci : Produktivitas tenaga kerja, jam kerja normal, jam kerja lembur.