Abstrak


Strategi Dinas Perhubungan Kota Surakarta Dalam Optimalisasi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas Berbasis Intelligent Transport System (Apill-Its)


Oleh :
Immanuel Teguh Prayogo - D 0107065 - Fak. ISIP

IMMANUEL TEGUH PRAYOGO. D0107065. Strategi Dinas Perhubungan Kota Surakarta Dalam Optimalisasi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas Berbasis Intellegent Transport System (APILL-ITS). Administrasi Negara. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Sebelas Maret. Surakarta. 2011, 124 Halaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi Dinas Perhubungan Kota Surakarta dalam optimalisasi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas berbasis Intelligent Transport System (APILL-ITS) dan faktor yang mempengaruhi yaitu faktor pendorong dan penghambat optimalisasi APILL-ITS. Konsep strategi dalam penelitian ini adalah suatu upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di Kota Surakarta. Dengan teknik sampling bertujuan (purposive sampling), penulis mengumpulkan data dengan wawancara mendalam dan dokumentasi. Dalam hal uji validitas data penulis menggunakan teknik trianggulasi data sehingga informasi dari nara sumber yang satu bisa dibandingkan dengan informasi dari nara sumber yang lain. Sedangkan analisis data dilakukan dengan teknik analisis interaktif. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa terdapat empat strategi yang diterapkan strategi dalam optimalisasi APILL ITS yaitu sosialisasi dan layanan informasi kepada masyarakat, pemeliharaan dan pengembangan APILL ITS, pengembangan sumber daya manusia, serta monitoring dan kendali simpang. Masing-masing strategi pada umumnya sudah dilaksanakan dengan baik akan tetapi pada startegi sosialisasi masih belum maksimal karena lingkup sosialisasi masih terbatas pada lokasi tertentu yakni sekolah-sekolah dan pada pengembangan teknologi masih terbatas pada anggaran. Dalam penelitian ini, peneliti menemukan adanya faktor-faktor yang memengaruhi strategi optimalisasi tersebut. Faktor tersebut meliputi, faktor pendukung keberhasilan strategi yaitu adanya komitmen baik dari pemerintah pusat dan daerah dalam penerapan APILL ITS di Kota Surakarta. Sudah adanya prasarana lalu lintas yang modern juga mendukung penerapan APILL ITS begitu pula adanya pengembangan sumber daya manusia untuk mendukung operasionalisasi fasilitas APILL ITS. Faktor penghambat yang ditemukan dalam strategi optimalisasi APILL ITS yaitu masalah sumber dana yang terbatas untuk menunjang pemenuhan prasarana pendukung. Perilaku masyarakat dalam berlalu lintas masih rendah, begitu pula kualitas dan kuantitas sumber daya yang dimiliki masih kurang menjadi faktor penghambat optimalisasi APILL ITS. Kata kunci : Strategi, Optimalisasi, Manajemen Lalu Lintas, APILL, ITS.