Abstrak


Pembelajaran fisika menggunakan model inquiry terbimbing melalui metode eksperimen dan demonstrasi ditinjau dari kemampuan awal dan sikap ilmiah


Oleh :
Theresia Lestari Handayani - S830809019 - Pascasarjana

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) pengaruh model pembelajaran inquiry terbimbing melalui metode eksperimen dan demonstrasi terhadap prestasi belajar, (2) pengaruh kemampuan awal terhadap prestasi belajar, (3) pengaruh sikap ilmiah terhadap prestasi belajar, (4) interaksi antara metode eksperimen dan demonstrasi dengan kemampuan awal terhadap prestasi belajar, (5) interaksi antara metode eksperimen dan demonstrasi dengan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar, (6) interaksi kemampuan awal dan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar, (7) interaksi antara metode eksperimen dan demonstrasi, kemampuan awal dan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Regina Pacis Surakarta tahun pelajaran 2010/2011, sebanyak 10 kelas. Sampel penelitian ditentukan secara acak dengan teknik cluster random sampling sebanyak dua kelas. Pengumpulan data menggunakan metode tes untuk data kemampuan awal dan prestasi kognitif, metode angket untuk sikap ilmiah dan observasi untuk prestasi afektif. Uji hipotesis penelitian menggunakan anava tiga jalan dengan desain factorial 2x2x2 dan frekuensi sel tidak sama. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : (1) Ada pengaruh metode eksperimen dan demonstrasi terhadap prestasi kognitif namun tidak pada prestasi afektif siswa, (2) Tidak ada pengaruh kemampuan awal terhadap prestasi kognitif dan afektif siswa, (3) Ada pengaruh sikap ilmiah terhadap prestasi afektif namun tidak pada prestasi kognitif, (4) Ada interaksi antara metode pembelajaran dan kemampuan awal terhadap prestasi afektif namun tidak pada prestasi kognitif, (5) Tidak ada interaksi antara metode pembelajaran dan sikap ilmiah terhadap prestasi kognitif maupun afektif, (6) Tidak ada interaksi antara kemampuan awal dan sikap ilmiah baik terhadap prestasi kognitif maupun afektif, (7) Tidak ada interaksi antara metode pembelajaran, kemampuan awal dana sikap ilmiah terhadap prestasi kognitif dan afektif.