Abstrak


Prarancangan pabrik etil akrilat dari etanol dan asam akrilat kapasitas 60.000 ton/tahun


Oleh :
Govinda Aris Saputra - I.0506023 - Fak. Teknik

Surakarta Etil akrilat merupakan bahan baku pembuatan emulsion dan solution polymer. Emulsion polymer dari akrilat banyak digunakan sebagai cat (coatings), tekstil, bahan perekat (adhesive), kertas, pengkilap lantai, industri kulit, keramik dan sebagai kopolimer dari acrylic fiber. Sedangkan solution polymer dari akrilat terutama digunakan dalam industri cat (coatings). Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, maka dirancang pabrik etil akrilat dengan kapasitas 60.000 ton/tahun dengan bahan baku etanol sebanyak 35.125,347 ton/tahun dan asam akrilat sebanyak 44.295,251 ton/tahun. Dengan memperhatikan beberapa faktor, seperti aspek penyediaan bahan baku, transportasi, tenaga kerja, pemasaran, serta utilitas, maka lokasi pabrik yang cukup strategis adalah di Kawasan Industri Cilegon, Banten. Reaksi pembuatan etil akrilat dilakukan dengan mereaksikan etanol dengan asam akrilat dalam Reaktor Fixed Bed Multitube pada kondisi isotermal, non adiabatik pada suhu 80°C tekanan 1,2 atm. Produk keluar Reaktor diumpankan ke Menara Distilasi pada suhu 97°C. Etil akrilat dengan kemurnian 81,5% berat diperoleh dari hasil bawah Menara Distilasi. Hasil bawah Menara Distilasi dimurnikan lebih lanjut menggunakan dua Dekanter yang dirangkai secara seri. Etil akrilat dengan kemurnian 97,8% berat diperoleh dari fraksi ringan Dekanter 01 yang kemudian diumpankan ke Dekanter 02. Etil akrilat yang telah memenuhi spesifikasi produk yaitu dengan kemurnian 99,7% berat diperoleh dari fraksi ringan Dekanter 02. Fraksi berat dari Dekanter 01 dan Dekanter 02 diproses pada Unit Pengolahan Limbah (UPL). Peralatan proses yang ada, antara lain reaktor, menara distilasi, dekanter, heat exchanger dan pompa. Unit pendukung proses didirikan untuk menunjang proses produksi yang terdiri dari unit pengadaan air, unit pengadaan steam, unit pengadaan udara tekan, unit pengadaan listrik, unit pengadaan bahan bakar, serta unit pengolahan limbah. Agar mutu bahan baku dan kualitas produk tetap terkendali, maka keberadaan laboratorium sangat diperlukan. Dalam pabrik etil akrilat ini terdapat tiga buah laboratorium, yaitu laboratorium fisik, laboratorium analitik serta laboratorium penelitian dan pengembangan. Bentuk perusahaan adalah PT (Perseroan Terbatas) dengan struktur organisasi line and staff. Sistem kerja karyawan berdasarkan pembagian jam kerja yang terdiri dari karyawan shift dan non shift . Hasil analisis ekonomi terhadap prarancangan pabrik etil akrilat diperoleh bahwa total investasi (TCI) sebesar US$ 67.055.105 dan total biaya produksi (Production Cost) US$ 156.275.232. Dari analisis kelayakan diperoleh hasil ROI sebelum pajak 79,99% dan setelah pajak 59,99%. POT sebelum pajak 1,1 tahun dan setelah pajak 1,4 tahun, BEP 54,08%, SDP 46,19% dan DCF sebesar 29,52%. Dari analisis ekonomi yang telah dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa pendirian pabrik etil akrilat dengan kapasitas 60.000 ton/tahun layak dipertimbangkan untuk direalisasikan pembangunannya.