Abstrak


Pengaruh pemberian kreatin terhadap kelelahan otot pada mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Sebelas Maret angkatan 2008


Oleh :
Digdo Aji Raharjo - G.0008082 - Fak. Kedokteran

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh pemberian suplemen Kreatin terhadap kelelahan otot pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret angkatan 2008. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat eksperimental dengan desain penelitian the post test only controlled group. Sampel penelitian mahasiswa laki-laki Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret angkatan 2008 dengan usia 20-22 tahun berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel systematic random sampling. Sampel dibagi dalam 2 kelompok, kelompok kontrol dan kelompok perlakuan, masing-masing terdiri dari 15 orang. Kelompok kontrol diberi plasebo 60 menit sebelum dilakukan pengukuran kelelahan otot dan kelompok perlakuan diberi suplemen Kreatin 60 menit sebelum dilakukan pengukuran kelelahan otot dengan dosis 5000 mg. Kelelahan otot diukur dengan indeks kelelahan yang diperoleh dari tes RAST. Sampel termasuk dalam kategori lelah bila indeks kelelahan > 10, dan termasuk kategori tidak lelah bila indeks kelelahan ≤ 10. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil Penelitian: Hasil uji Chi Square menunjukkan adanya perbedaan kelelahan otot yang bermakna antara kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan yang diberi suplemen Kreatin (p < 0,05). Simpulan Penelitian: Kreatin dapat menunda terjadinya kelelahan otot pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret angkatan 2008. Objectives: This study aims to determine the effect of Creatine supplementation on muscle fatigue in student of Medical Faculty, Sebelas Maret University Grade 2008. Methods: This was experimental research with the post test only controlled group design. The sample of this research were 30 male student of Medical Faculty Sebelas Maret University (20-22 years old range) that fullfilled the exclution and inclution criterias. Sampling technique was systematic random sampling. The samples were divided into 2 groups, control group and treatment groups, each consisting of 15 people. The control group given a placebo 60 minutes prior to measurement of muscle fatigue and treatment groups were given supplements of Creatine 60 min prior to measurement of muscle fatigue at a dose of 5000 mg. Muscle fatigue were measured using RAST tests subsequently obtained an fatigue index. The sample included in the category of tired when fatigue index > 10, and includes categories not tired of fatigue when the index ≤ 10. Data were analyzed using Chi Square test. Result: The results of Chi Square test showed significant differences in muscle fatigue between control group with treatment group who were given supplements of Creatine (p < 0,05). Conclusion: Creatine may delay the occurrence of muscle fatigue in student of medical faculty, Sebelas Maret University Grade 2008.